KETIK, SURABAYA – Musyawarah Nasional (Munas) Pendidik Siswa Kristen Indonesia (Perdiski) digelar di Gereja Mawar Sharon, Surabaya, Kamis 2 Juli 2026. Dalam acara tersebut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim), Akhmad Sruji Bahtiar.
Mengusung tema "Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Bangkit dan Bersinar, Indonesia Kuat". Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan bahwa Kemenag menyambut baik dan kiprah Perdiski sebagai organisasi profesi yang berkontribusi dalam penguatan pendidikan keagamaan Kristen di Indonesia.
"Pendidikan Kristen tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Pendidikan harus relevan, transformatif dan berakhir kuat pada nilai-nilai Injil," kata Akhmad Sruji.
"Kita tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang pintar secara akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang takut akan Tuhan, hidup dalam kasih, menghargai keberagaman, serta siap menjadi pembawa damai di tengah masyarakat yang majemuk," tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Munas untuk terus menjaga semangat pelayanan yang tulus, rendah hati dan berorientasi pada kemuliaan Tuhan.
Baca Juga:
Kuasa Hukum PT Unicomindo Layangkan Surat Peringatan Ke Pemkot Surabaya Terkait Pembayaran Sengketa Sampah Rp104 MLebih lanjut, ia berharap Munas Perdiski tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan strategis yang mampu memperkuat pembinaan siswa Kristen di Indonesia.
"Munas ini harus menghasilkan gagasan-gagasan besar dan komitmen bersama untuk memperluas dampak pembinaan siswa Kristen di Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, Aries Agung Paewai menyampaikan harapannya agar Munas Perdiski mampu melahirkan berbagai inovasi dan pemikiran baru yang memperkuat kontribusi guru Pendidikan Agama Kristen dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ia menilai peran guru tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga teladan yang membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, perhatian, kasih sayang, dan keteladanan seorang guru merupakan nilai yang tidak akan pernah dapat tergantikan oleh teknologi.
Baca Juga:
Jeda Kompetisi, Toni Firmansyah Tetap Latihan Fisik Demi Jaga PerformaKetua Panitia Munas Perdiski 2026, Riovold Yulianto, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 peserta yang berasal dari 30 provinsi di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum Perdiski, Yusak, menyampaikan bahwa meskipun Perdiski merupakan organisasi yang masih baru, keberadaannya diharapkan menjadi wadah kebersamaan bagi guru Pendidikan Agama Kristen sekaligus pusat pendidikan Kristen yang mandiri, profesional, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Alkitab. (*)