Hadiri Forbis Jember 2025, Menteri UMKM Minta HIPMI Tidak Terjebak Konflik Organisasi

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

6 Jul 2025 07:12

Thumbnail Hadiri Forbis Jember 2025, Menteri UMKM Minta HIPMI Tidak Terjebak Konflik Organisasi
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman saat berbicara dalam Forum Bisnis (Forbis 2025) yang dihelat HIPMI Jember. (Foto: Atta/ Ketik)

KETIK, JEMBER – Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman menjadi salah satu pembicara utama dalam Forum Bisnis 2025 (Forbis 2025) yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jember 2025, Sabtu sore, 5 Juli 2025. 

Dalam forum tersebut, Maman tidak hanya menekankan tentang peran penting pengusaha muda dan pelaku UMKM, termasuk kaum ibu-ibu pelaku usaha kecil.

Meman menilai seharusnya tidak ada dikotomi antara peran HIPMI dengan pelaku UMKM.

“Momentum positif pasca HUT Kewirausahaan HIPMI beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa pengusaha muda dan pelaku UMKM, termasuk ibu-ibu, bisa bersatu dalam satu semangat kewirausahaan,” tegasnya.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Menurut Maman, selama ini publik kerap memisahkan antara pengusaha HIPMI dan pelaku UMKM, padahal keduanya sama-sama menjalankan aktivitas kewirausahaan.

Ia pun juga menyebut emak-emak yang membuka warung di rumah hingga pengusaha kecil dengan beberapa outlet bakso adalah pelaku ekonomi yang layak mendapat dukungan setara.

Dengan meyakini kolaborasi UMKM dan HIPMI sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Maman juga menekankan bahwa HIPMI tidak boleh terjebak dalam konflik internal organisasi. Menurutnya, energi organisasi semestinya difokuskan untuk mendorong penciptaan peluang usaha di daerah dan membangun kolaborasi nyata dengan pelaku UMKM.

Baca Juga:
Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

“HIPMI harus menjadi inspirasi dan pemeluk yang merangkul UMKM. Kolaborasi dan sinergisitas yang positif inilah yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari bawah,” katanya.

Ia juga memaparkan data penting, bahwa dari 57 juta entitas UMKM yang ada di Indonesia, jika rata-rata satu usaha dijalankan oleh dua orang, maka lebih dari 114 juta jiwa menggantungkan hidup di sektor ini.

“Sektor UMKM menyumbang 60 persen terhadap PDB dan menyerap sekitar 96 persen tenaga kerja. Jika HIPMI dan UMKM bersinergi, maka UMKM bisa naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi nasional, tidak hanya saat krisis seperti COVID-19, tapi juga di masa normal,” paparnya.

 

Lebih lanjut dari materi yang disampaikan, Maman juga menyampaikan soal tantangan ke depan bagi pelaku UMKM. Yakni soal literasi keuangan dan soal perizinan.

“Kita tidak bisa terus menjadikan birokrasi sebagai alasan. Kementerian UMKM sadar betul bahwa pengurusan izin seperti NIB, BPOM, sertifikasi halal, dan HAKI seringkali lambat,” ungkap Maman.

Sebagai solusi, Kementerian UMKM telah menggulirkan program Festival Kemudahan Perizinan untuk usaha mikro dan kecil. Dalam festival ini, katanya, seluruh institusi yang terkait perizinan dikumpulkan untuk memberikan layanan terpadu kepada pelaku usaha.

“Saya minta HIPMI di setiap provinsi wajib hadir dan ambil bagian dalam festival ini. Karena semakin mudah akses perizinan dan legalitas usaha, maka semakin cepat pula pelaku UMKM naik kelas,” tegasnya.

Selanjutnya, lebih jauh kata Maman, UMKM harus diakui dan didampingi. Diungkapkan olehnya, UMKM tidak boleh terus diposisikan sebagai bemper ekonomi ketika krisis melanda. Sebaliknya, sektor ini harus menjadi fondasi ekonomi yang berdaya dan mandiri di segala kondisi.

“Kita ingin UMKM tidak hanya dijadikan tameng saat negara bermasalah, tapi benar-benar menjadi penggerak utama ekonomi bangsa dalam situasi apa pun. Di sinilah peran HIPMI harus nyata dan membumi,” pungkasnya.

Diketahui dalam acara tersebut, juga turut dihadiri oleh Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza, Ketua Umum BPD HIPMI Jatim Ahmad Salim Assegaf, Kepala OJK Jember Mohammad Mufid, serta perwakilan Bank Jatim dan Bank Indonesia Jember, serta jajaran BPC HIPMI Jember.

Menanggapi materi yang disampaikan Menteri UMKM RI itu, Ketua Panitia HIPMI Jember, Irwan Fahmy mengatakan bahwa hadirnya Menteri UMKM dalam acara tersebut tentu menjadi support tersendiri bagi HIPMI Jember.

"Kami dari BPC Hipmi Jember kebanyakan dari anggota kami itu kan adalah UMKM, pelaku UMKM. Baik itu yang skalanya mikro, ataupun menengah, ataupun bahkan yang sudah korporasi. Jadi dengan hadirnya OJK, Bank Jatim, kemudian dari pihak Menteri UMKM ini, akan penuh support dengan apa yang kita kerjakan," ujar Fahmy.

"Misalkan support tentang literasi keuangan, bagaimana proses pendanaan. Maka kita akan lebih paham, bagaimana kita itu menjalankan bisnis," imbuhnya. (*)

Baca Sebelumnya

Komitmen Rawat Fasilitas Umum, Bupati Pemalang Bersama Jajaran Bersihkan Kolam Renang Olympic Widuri

Baca Selanjutnya

Tiban Blitar, Warisan Leluhur yang Dihidupkan Kembali Lewat Tangan Guntur Wahono

Tags:

Menteri UMKM Maman Abdurrahman Jember HIPMI Pengusaha Muda Forbis forum bisnis

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar