KETIK, SURABAYA – Capaian Matematika dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 masih menjadi perhatian. Data yang dibagikan Dinas Pendidikan Jawa Timur menunjukkan rata-rata capaian Matematika peserta belum mencapai angka 40 pada sejumlah jenjang.

Berdasarkan data per 15 September 2026 yang diunggah melalui akun Instagram resmi Dinas Pendidikan Jawa Timur, @dindik_jatim, rata-rata capaian Matematika TKA 2025 tercatat 37,03 untuk SMA, 34,84 untuk SMK, 33,98 untuk Paket C, dan 33,65 untuk SLB.

Kondisi tersebut menunjukkan kemampuan numerasi masih menjadi salah satu tantangan yang perlu diperkuat dalam pelaksanaan TKA 2026.

Dalam informasi yang dibagikan Dindik Jawa Timur, Matematika dalam TKA tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung. Ada tiga level kognitif yang perlu dikuasai peserta, yakni kemampuan memahami informasi, memodelkan permasalahan, serta mengaitkan konsep Matematika untuk menyelesaikan permasalahan dalam konteks baru.

Untuk menghadapi TKA 2026, siswa didorong melakukan sejumlah persiapan. Di antaranya menguasai konsep dasar Matematika, membiasakan diri membaca data, berlatih mengerjakan soal yang membutuhkan penalaran, mengevaluasi kesalahan dari latihan soal, hingga rutin mengikuti tryout TKA.

Baca Juga:
94 Siswa MAN Aceh Singkil Dibekali Sosialisasi Jelang Try Out TKA 2026

Selain persiapan materi, terdapat perubahan pada TKA Matematika 2026. Durasi pengerjaan yang sebelumnya 50 menit menjadi 75 menit. Sementara itu, jumlah soal berkurang dari 30 menjadi 25 soal.

Penyesuaian tersebut memberikan waktu lebih banyak bagi peserta untuk memahami dan menyelesaikan setiap soal.

Matematika menjadi salah satu mata pelajaran wajib dalam TKA, bersama Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Ketiga mata pelajaran tersebut digunakan sebagai gambaran capaian akademik siswa yang terstandar sekaligus untuk validasi nilai rapor, termasuk dalam aspek kemampuan bernalar dan memecahkan masalah.

Karena itu, persiapan menghadapi TKA 2026 perlu dilakukan sejak dini. Penguasaan Matematika tidak hanya penting untuk menghadapi tes, tetapi juga menjadi bekal untuk sejumlah program studi di perguruan tinggi, termasuk teknik, komputer dan informatika, serta statistika. (*)

Baca Juga:
TKA Bandar-Nawangan Terendah, DPRD Pacitan Sebut Pemerataan Pendidikan Masih Jadi PR