Guru Pendamping Khusus Masih Terbatas, Sekolah Reguler di Kota Malang Akomodir Siswa Inklusi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

31 Jul 2024 07:50

Thumbnail Guru Pendamping Khusus Masih Terbatas, Sekolah Reguler di Kota Malang Akomodir Siswa Inklusi
Pj Wali Kota Malang bersama para siswa sekolah. (Foto: Humas Pemkot Malang)

KETIK, MALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang meminta sekolah untuk tetap mengakomodir siswa berkebutuhan khusus. Hal itu tetap dilakukan di tengah minimnya Guru Pendamping Khusus (GPK).

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana tak dapat memungkiri bahwa masih banyak siswa berkebutuhan khusus yang memilih belajar di sekolah reguler. Ia pun mendorong agar sekolah tetap memberikan pelayanan yang setara kepada para siswa.

"Siswa istimewa tidak bisa kami tolak, jadi harus tetap kami terima dan ajari meskipun GPK tidak ada. Kebanyakan GPK latar belakangnya malah bukan S1 Pendidikan, tetapi Psikologi. Jadi kami tetap melayani anak berkebutuhan khusus tanpa adanya GPK," ujar Suwarjana, Rabu (31/7/2024).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak sekolah dan guru dituntut untuk dapat lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pembelajaran kepada siswa. Menurutnya pembelajaran diferensiasi cocok diterapkan agar lebih inklusif.

"Alhamdulilah teman-teman guru di Kota Malang ini kerjanya luar biasa. Mereka pun bisa berinovasi dengan memberikan pembelajaran diferensiasi," lanjutnya.

Sementara itu Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat juga mendorong sekolah untuk terus berinovasi demi peserta didik. Ia menekankan bahwa setiap siswa memiliki hak yang sama dalam menempuh pendidikan.

"Saya berharap siswa istimewa ini mendapatkan pelayanan dan mempunyai tingkat pendidikan dengan kualitas yang sama dengan siswa reguler. Ini juga upaya kita mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," beber Wahyu.

Perlu diketahui bahwa banyak inovasi yang dilakukan sekolah di Kota Malang untuk mendukung layanan pendidikan yang inklusif. Mulai dari Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma'Siti) SMP Negeri 10 Kota Malang, Belajar Menyenangkan Bersama Siswa Spesial (Benang Mass) dari SMPN 3 Kota Malang dan Spenturo Ramah Inklusi (Serasi) dari SMPN 20 Kota Malang.(*)

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar
Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota
Baca Sebelumnya

Bupati Pasaman Barat Berharap Momen Pilkada Tidak Menimbulkan Perpecahan

Baca Selanjutnya

Berkomitmen Tinggi dalam Program Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT Pupuk Kujang Raih TJSL & CSR Award 2024

Tags:

Guru Pendamping Khusus Siswa inklusi Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar