Gugur di Duta Wisata Cak dan Ning Surabaya 2024, Konten Kreator Harap Juri Transparan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

4 Sep 2024 11:04

Thumbnail Gugur di Duta Wisata Cak dan Ning Surabaya 2024, Konten Kreator Harap Juri Transparan
Potret Ali Azhar Damarrosydi. (Foto: Instagram @aliazhard_)

KETIK, SURABAYA – Seorang kreator konten asal Surabaya, Ali Azhar Damarrosydi harus gugur di Pemilihan Duta Wisata Cak dan Ning Surabaya di tahun 2024. Padahal, di jagat media sosial ia sudah terkenal dengan reputasinya melalui karya-karya mengenai sejarah Kota Pahlawan. 

Gugurnya Ali ini kemudian memicu pertanyaan dari yang bersangkutan. Ia hanya berhasil mencapai tahap penyisihan kedua dalam kompetisi Cak Ning Surabaya 2024.

"Baru pertama kali ikutan Cak Ning Surabaya, nggak papa kok namanya baru permulaan," ujar Ali.

Ali bercerita berawal dari mencoba-coba ingin menjadi duta wisata, ternyata dirinya lolos hingga babak penyisihan kedua.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Saya pas awal-awal daftar itu niatnya emang buat coba-cobaan aja, tapi kok aku masuk ke penyisihan 2," jelas laki-laki hobi bikin konten ini.

Pada tahap pertama di kompetisi itu, Ali menyebut dirinya sangat lancar dan mahir menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh juri, namun dirinya tetap merasa gugup saat diinterview.

"Pokoknya di penyisihan 1 itu aku alhamdulilah lumayan lancar menjawab pertanyaan dari dewan juri, sumpah baru kali ini aku di interview sama dewan juri sampai bikin aku tegang dan overthinking," ucap lulusan Pondok Amanatul Ummah Surabaya ini.

Di babak penyisihan kedua, Ali merasa dirinya lancar menjawab pertanyaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, hingga dirinya dinyatakan lolos pada tahap ini.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

"Di penyisihan 2 ini aku udah mulai lumayan lancar, meskipun banyak yang bilang kalau juri dari Disbudporapar Surabaya ini agak seram, tapi menurutku itu sih nggak ya. Soalnya bagiku malah lucu sama unik loh," jelas pemilik akun @aliazhard_

Sayangnya, mahasiswa Universitas Ciputra ini tidak lolos ke babak ketiga karena saat Forum Grup Discussion (FGD) mengenai pertanyaan nya tentang LPDP, dirinya kurang memahami hal itu karena dia berasal dari kampus swasta.

"Lalu pas pengumuman hasil Cak Ning Surabaya yang lolos ke penyisihan 3 aku nggak dipanggil, nah saya kan sebagai mahasiswa swasta agak kurang paham gimana LPDP itu, dan materinya juga di luar dari kisi kisi," papar Ali.

"Jadi saya hanya menjawab simpel saja seperti harus berkontribusi untuk desa terpencil, karena di sana juga kurang pendidikan nya, serta SDM nya juga," imbuh Ali.

Ali menerka-nerka, ia tidak berhasil lolos karena kurang menguasai pertanyaan itu. Menurutnya seharusnya dewan juri harus transparan karena para finalis dapat memperbaiki dirinya di masa mendatang.

"Karena penilaian jurinya juga dari segi apa kurang tahu, ya harusnya, kalau gagal lolos minimal diberi masukan atau apa gitu, intinya aja penilaian harus lebih transparan," jelas mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi ini.

Ali berharap dengan penilaian dewan juri kedepannya, harus lebih transparan. Misalnya setelah pembacaan hasil pengumuman bagi yang tidak lolos harusnya diberi tahu apa yang kurang.

"Kan katanya kalau ikut Cak Ning harus bisa lebih berkembang lagi. Tapi kok begini, gimana mau berkembang. Kita aja nggak dikasih tahu apa yang kurang setelah pengumuman hasil sudah keluar kalau yang nggak lolos," tuturnya.

Ia menyayangkan karena para juri tidak transparan dengan kekurangan para finalis, menurutnya jika juri mengungkapkan kesalahan setiap finalis maka para calon-calon duta wisata dapat lebih berkembang.

"Tujuannya biar apa seperti itu biar peserta yang gagal lolos, ini bisa belajar dan berkembang lagi buat ikut Cak Ning tahun depan," jelas Ali.

Meskipun di tahun 2024 tak lolos, Ali mengaku dirinya tetap optimis mengikuti Duta Wisata Cak dan Ning Surabaya di tahun 2025.

"Untuk tahun depan insya Allah saya ikut lagi, karena minimal masuk paguyuban meskipun tidak menang," pungkas Ali Azhar Damarrosydi. (*) 

Baca Sebelumnya

H Subandi Bakal Naikkan Penerima Beasiswa Pendidikan Tinggi sampai 4 Ribu Mahasiswa

Baca Selanjutnya

SMAN 1 Karas Gelar Sosialisasi Lisensi Halal untuk Siswa Double Track Tata Boga

Tags:

Cak dan Ning Surabaya Cak Ning Surabata 2024 Duta Wisata Ali Azhar Damarrosydi Konten Kreator Surabaya surabaya Kreator konten

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar