Gubernur Khofifah Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universita Airlangga

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

15 Okt 2023 07:37

Headline

Thumbnail Gubernur Khofifah Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universita Airlangga
Gubernur Khofifah menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Rektor Universitas Airlangga Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) mengukuhkan gelar doktor honoris causa. Gelar kehormatan ini disematkan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Khofifah menerima gelar doktor honoris causa dalam bidang Ilmu Ekonomi dengan pidato ilmiah berjudul Reformasi Sistem Perlindungan Sosial untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan yang diselenggarakan di Airlangga Convention Center, Minggu (15/10/2023). 

Dijelaskan oleh Rektor Unair Prof. Dr. Moh. Nasih SE., MT., Ak., pemberian gelar kehormatan kepada Gubernur Jatim dinilai layak. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kepemimpinannya mulai dari menjadi Menteri Sosial hingga pengentasan kemiskinan saat menjadi Gubernur Jatim. 

"Salah satu alumni terbaik kita semuanya, yang beliau tidak kenal lelah untuk terus belajar di tengah kondisi apapun dan dalam tantangan apapun," paparnya. 

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

Foto Gubernur Khofifah diberikan bunga oleh keluarganya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Gubernur Khofifah diberikan bunga oleh keluarganya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Sementara Promotor pemberian Penghargaan untuk Khofifah Indar Parawansa yakni Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Prof.Dr. Dian Agustia, SE, ada 3 alasan dasar pemberian penghargaan gelar doctor honoris causa kepada Khofifah. 

Dasar pertama adalah pemikiran di bidang ekonomi program reformasi sistem perlindungan sosial untuk percepatan pengentasan kemiskinan. 

Kedua adalah perumusan kebijakan dan implementasi program reformasi sistem perlindungan sosial untuk percepatan pengentasan kemiskinan yang memiliki dampak positif yang dinikmati langsung masyarakat. 

Baca Juga:
Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

Ketiga telah dilaksanakan uji pendalaman secara akademik yang dihadiri 9 penguji akademik dari Universitas Airlangga sesuai dengan bidang ilmu ekonomi. 

"Berdasarkan pertimbangan di atas saya selaku promotor dan ketua tim penilai, maka Ibu Khofifah Indar Parawansa berhak menerima Doktor honoris causa Universitas Airlangga di bidang ilmu ekonomi," tutur Dian. 

Ditemui setelah mendapatkan Doktor honoris causa, Khofifah menjelaskan poin besarnya pembangunan ekonomi kerakyatan, tapi entri poinnya melalui reformasi sistem perlindungan sosial untuk percepatan pengentasan kemiskinan. 

"Jadi reformasi perlindungan sosial untuk percepatan pengentasan kemiskinan," tuturnya. 

Foto Gubernur Jatim saat memaparkan orasi ilmiah. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Gubernur Jatim saat memaparkan orasi ilmiah. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Khofifah bercerita dulu berbagai bansos ada di berbagai kementerian. Untuk memverifikasi data agar ada komplementaritas. 

"Untuk verifikasi validasi data ini harus dijadikan referensi untuk mengintervensi supaya ada komplementaritas. Jadi, bagaimana sosial detection bersifat komplementari," paparnya. 

Berikutnya terkait digital ekosistem, dimana semula manual kini didigitalisasikan. Seringkali, pada lemberitaan disampaikan bahwa bantuan PKH berkurang sekian, namun bila diberi bantuan uanh tunai justru berpotensi cukup tinggi. 

Akan tetapi, bila bantuan PKH diberikan dalam bentuk e-wallet, masyarakat kurang mampu merasa asing.   Sehingga membutuhkan diskusi panjang untuk penerapannya. 

"Itu menjadikan interoperability sesuatu sekali. Karena itu by system harus connect. Kalau misalnya ATM Mandiri, ini interoperability," urainya. 

Kemudian terdapat bantuan makan non tunai, seperti dahulu ada raskin. Agar perspektif lebih positif, maka waktu itu ia mengusulkan beras untuk keluarga sejahtera dengan kartu dan disetujui Presiden.  

"Kemudian digitalisasinya adalah menjadi BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Jadi digitalisasi di lingkungan keluarga kurang mampu, penerima program perlindungan sosial itu sebetulnya sudah cukup kuat waktu itu," pungkas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (*)

Baca Sebelumnya

Tarung Drajat Jatim Target 3 Medali Emas di Babak Kualifikasi PON

Baca Selanjutnya

Rektor Unmer Malang: Dunia Terus Berubah, Kita Harus Siap Hadapi

Tags:

honoris causa Gubernur Jatim Khofifah Khofifah Indar Parawansa Unair Universitas Airlangga Surabaya Ilmu ekonomi

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar