KETIK, BALIKPAPAN – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan kantor cabang Bank Jatim di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 355, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat, 9 Oktober 2026. 

Peresmian tersebut dilakukan bersama Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, serta Komisaris Utama Independen Bank Jatim Adi Sulistyowati.

Khofifah menegaskan, pembukaan kantor cabang tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi ekonomi dan bisnis antara Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Langkah ini sekaligus bertujuan memperluas jangkauan serta mendekatkan layanan perbankan Bank Jatim kepada masyarakat.

"Peran Bank Jatim di Balikpapan ini bisa menjadi bagian dari penguatan kerja sama antardua provinsi dan pada akhirnya akan memberikan penguatan pada ekonomi secara nasional," kata Khofifah dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Balikpapan memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas perdagangan dan kegiatan usaha di kawasan Kalimantan. Potensi ekonomi dan bisnis di wilayah tersebut dinilai terus berkembang, terlebih karena Balikpapan berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga:
500 Kuota Pertama Undangan Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim Ludes dalam 31 Detik, Gubernur Khofifah Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Menurut Khofifah, pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut diperkirakan meningkat signifikan dalam 10 hingga 15 tahun mendatang.

Selain potensi ekonomi, pembukaan kantor cabang Bank Jatim di Balikpapan juga dilatarbelakangi masukan dan aspirasi paguyuban masyarakat asal Jawa Timur yang tinggal di Kalimantan Timur.

"Ini juga merupakan tindak lanjut dari apa yang menjadi inspirasi, masukan, aspirasi paguyuban masyarakat Kalimantan Timur asal Jawa Timur yang disampaikan pada saat Misi Dagang dan Investasi Jatim dan Kaltim pada tahun 2024 yang lalu," ujarnya.

Pembukaan kantor cabang tersebut juga telah melalui kajian kelayakan (feasibility study) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga:
BADKO HMI Jatim Optimistis Pembentukan BUMD dan BLUD Mampu Dongkrak PAD

"Kalau ada potensi-potensi yang bisa kita maksimalkan dalam skala besar seperti yang tadi Bapak Gubernur Kaltim sampaikan, rasanya memang butuh konsorsium," tutur Khofifah.

"Sebuah konsorsium yang memungkinkan untuk bisa ditangani oleh Bank Jatim dan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) maupun bank swasta lainnya di Kalimantan Timur," lanjutnya.

Khofifah juga meminta Bank Jatim mengidentifikasi peluang-peluang secara lebih terperinci dan tepat sasaran untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua provinsi.

Selain itu, ia mendorong Bank Jatim memberikan layanan kepada usaha kecil dan menengah (UKM) di Balikpapan dan Kalimantan Timur agar pelaku usaha lokal dapat berkembang dan naik kelas.

"Bagaimana penguatan ekonomi dan fasilitasi yang dimungkinkan bisa kita lakukan melalui Bank Jatim untuk mendukung UKM di Balikpapan. Niatkan ini bagian dari upaya peningkatan UMKM Kaltim supaya naik kelas. Naik kelas ini harus kita dorong bersama, ditingkatkan bersama, dan disiapkan tangganya secara bersama-sama," ujarnya.

Khofifah juga berpesan agar Jatimers, sebutan bagi karyawan Bank Jatim, turut memperkenalkan keberadaan kantor cabang Bank Jatim di Balikpapan. Menurutnya, kantor cabang ke-50 Bank Jatim tersebut perlu mendapat dukungan agar semakin dikenal masyarakat.

"Bank Jatim ini butuh banyak speaker, butuh banyak proses untuk mengenalkan dan mengetahui program-program apa yang ada di Bank Jatim," pesannya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pembukaan kantor cabang Bank Jatim di Balikpapan. Ia menilai kehadiran kantor cabang tersebut mencerminkan kepercayaan Bank Jatim dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk turut berkontribusi dalam pembangunan di Kalimantan Timur.

Rudy berharap Bank Jatim dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sekaligus berperan dalam memperkuat perekonomian daerah.

"Selamat atas grand opening Bank Jatim Kantor Cabang Balikpapan. Semoga sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Jawa Timur, Bank Jatim, Pemerintah Kota Balikpapan, serta para pelaku ekonomi dapat terus diperkuat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan," ujar Rudy. (*)