Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan di Jatim

Jurnalis: Martudji
Editor: Mustopa

24 Des 2025 16:56

Thumbnail Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan di Jatim
Gubernur Khofifah menghadiri puncak peringatan Hari Ibu ke-97, yang dihadiri Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi, di Surabaya (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong seluruh elemen memberikan penguatan perlindungan, pemberdayaan dan pemajuan perempuan Jawa Timur. Menurutnya, ini akan memberikan motivasi bagi para ibu dan perempuan di Jatim dan Indonesia.

"Peringatan Hari Ibu ke-97 menjadi momentum bersama untuk memperkokoh komitmen kita terhadap perlindungan, pemberdayaan, dan pemajuan perempuan di Jawa Timur," kata Gubernur Khofifah di Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 Jawa Timur, di Dyandra Convention Center Surabaya, Rabu 24 Desember 2025.

Gubernur Khofifah menyampaikan peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember bukan sekadar kegiatan seremonial, dan bukan pula perayaan Mother’s Day. Melainkan, sebuah bentuk penghargaan dan apresiasi seluruh perempuan Indonesia atas peran dan kontribusinya dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan tema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi besar bangsa menuju satu abad Indonesia merdeka.

Baca Juga:
Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Perempuan tidak hanya diposisikan sebagai pendidik dan pengasuh dalam keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan, penggerak ekonomi, penjaga nilai sosial, serta pemimpin di berbagai bidang pembangunan.

Sebagaimana visi Jawa Timur sebagai provinsi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, perempuan harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang berdaya, terlindungi, dan memiliki ruang untuk tumbuh serta berkontribusi secara optimal bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Disebutkan, jumlah penduduk Jatim pada tahun 2025 mencapai 42,08 juta jiwa dengan rasio perempuan mencapai 50,17 persen. Menurutnya angka ini menjadi tantangan sekaligus kekuatan yang luar biasa bagi Jatim.

Sementara, capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jatim ahun 2024 yang mencapai 93,05 diatas rata-rata nasional sebesar 92,46. Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Jatim pada tahun 2024 turun menjadi 0,347 dari sebelumnya 0,423 di tahun 2023.

Baca Juga:
Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

"Angka ini berada di bawah rata-rata IKG nasional yang sebesar 0,421 dan menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan tingkat ketimpangan gender terendah di Indonesia," ucapnya.

"Artinya ruang bagi perempuan untuk berdaya semakin terbuka lebar," imbuhnya.

Hal tersebut tercermin dari dimensi pemberdayaan perempuan Jatim, di mana keterwakilan perempuan di legislatif telah mencapai 20 persen, serta keterlibatan perempuan dalam angkatan kerja yang mencapai 60,64 persen.

"Namun masih ada tantangan yang harus terus ditangani bersama, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, ketimpangan akses ekonomi bagi perempuan marginal, isu pernikahan anak, serta stunting di beberapa wilayah," tegasnya.

Terima Penghargaan dari Menteri PPPA

Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 ini sejalan dengan agenda nasional, termasuk implementasi Asta Cita sesuai arahan Presiden RI, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat sistem perlindungan, menghapus diskriminasi, serta mempercepat pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Sebagai upaya nyata mewujudkan hal itu, Pemprov Jatim terus memperkuat kerangka hukum dan kebijakan terkait pencegahan kekerasan, perlindungan, dan pemberdayaan perempuan.

Ini diperkuat melalui layanan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang ramah perempuan dan anak.

"Upaya ini juga disertai penguatan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan akses permodalan dan peluang usaha," katanya.

Atas pembentukan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Kota di Jatim, Gubernur Khofifah menerima Piagam Penghargaan Atas Komitmen Dalam Mendorong Pembentukan UPTD PPA Kabupaten/Kota di Jatim.

Secara khusus penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifatul Choiri pada Gubernur Khofifah. 

"Alhamdulillaah, ini merupakan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI atas langkah Pemprov Jatim dalam memastikan hadirnya layanan perlindungan yang lebih dekat responsif dan berpihak kepada perempuan dan anak," katanya.

"Selamat Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh ibu dan perempuan Indonesia, khususnya yang ada di Jawa Timur," ucapnya. 

Sementara itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifah Choiri Fauzi menyampaikan peringatan Hari Ibu merupakan tonggak dari gerakan perempuan Indonesia.

Saat ini banyak sekali ruang bagi perempuan Indonesia untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Menteri PPPA menyampaikan, sesuai quotes dari RA Kartini bahwa ketika seorang perempuan mengangkat dirinya artinya ia tidak mengangkat dirinya sendiri tetapi sedang mengangkat keluarganya, masyarakatnya, bangsa dan negaranya.

"Gubernur Khofifah salah satu contohnya, merupakan Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur, ini luar biasa," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Dikatakan perempuan sebagai pilar keluarga dan bangsa harus memiliki kualitas yang luar biasa sebagai modal membina dan membimbing anak-anaknya. Karena perempuan yang berdaya dan mampu berkarya adalah pondasi utama bagi lahirnya keluarga yang kuat, masyarakat yang inklusif serta bangsa yang adil dan berkelanjutan.

"Perempuan yang berkualitas itu bukan dari pemberian tetapi hasil dari usaha, upaya, dan proses panjang yang dilakukan oleh perempuan itu sendiri. Menjadi perempuan berkualitas harus lahir dari kesadaran perempuan sendiri," tegasnya.

Menteri Arifah juga menyampaikan saat ini banyak sekali keluarga merasa sulitnya memberikan pola asuh yang baik dan tepat di era saat ini. Banyak faktor yang mempengaruhi tutur kata dan perilaku anak-anak seperti faktor ekonomi, pola asuh dalam keluarga, media sosial, lingkungan dan pernikahan usia dini.

"Mari bersama-sama kita kekuatan pondasi agama dan Budi pekerti untuk anak-anak kita, karena pondasi utama bagi anak-anak kita adalah nilai-nilai agama dan budi pekerti yang sepertinya saat ini sudah mulai ditinggalkan," pesannya. (*)

Baca Sebelumnya

Sikat Diskonnya! KAI Daop 8 Surabaya Masih Sediakan 92 Ribu Tiket Promo 30 Persen untuk Libur Nataru

Baca Selanjutnya

Polda Jatim Mulai Selidiki Kasus Rumah Nenek Elina, 6 Orang Diperiksa

Tags:

Peringatan Hari Ibu 2025 Gubernur Jawa Timur menteri pppa Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar