KETIK, GRESIK – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan membagikan paket sembako kepada ratusan pengemudi ojek daring, nelayan dan masyarakat rentan dalam Gerakan Hari Jaminan Ketahanan Pangan (Hajatan) yang digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik.
Berkolaborasi dengan PT. Petrokimia Gresik, total 600 paket sembako dibagikan kepada 200 orang ojek daring serta 400 orang masyarakat dan nelayan yang tinggal di sekitar Petrokimia pada Rabu, 15 Juli 2026.
Adapun setiap paket sembako berisi beras SPHP 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram dan tepung terigu 1 kilogram.
Kegiatan ini, kata Gubernur, merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen bersama Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas pangan serta meringankan beban ekonomi masyarakat rentan.
Selain itu, langkah intervensi ini dinilai sangat krusial, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.
Baca Juga:
Gubernur Khofifah Dampingi Menko Pangan Zulhas di GSPI ASRI 2026, Dukung Transformasi Pelabuhan yang Green, Smart, Efisien dan Kompetitif“Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan akses pangan tetap terjangkau,” ujar Khofifah.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut menegaskan bahwa seluruh bantuan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh para penerima.
Lebih dari itu, karena digelar di berbagai daerah di Indonesia, ia berharap juga akan berdampak pada stabilitas harga bahan pokok secara nasional.
"Uang yang sedianya dialokasikan untuk membeli beras, minyak, dan gula, kini dapat dialihkan untuk kebutuhan mendesak lainnya, seperti biaya pendidikan anak atau perawatan kendaraan," ucap dia.
Baca Juga:
Meski Efisiensi, Gubernur Khofifah Ingatkan Perangkat Daerah Tak Boleh Kurangi Manfaat untuk MasyarakatSementara itu, Menko Pangan RI Zulkifli Hasan mengapresiasi gerak cepat dan kekompakan jajaran Pemprov Jatim serta PT Petrokimia Gresik dalam mengawal agenda ketahanan pangan ini.
Menurut dia, Jawa Timur selalu menjadi barometer nasional dalam keberhasilan menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi pangan.
"Lewat kegiatan ini, kita ingin semuanya makmur, semuanya senang. Terima kasih atas kolaborasi dari seluruh pihak yang telah sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat Gresik khususnya,” tutur Ketua Umum DPP PAN tersebut. (*)