Gen Z dan Milenial Banyak yang Ngutang, Komisi XI DPR RI: Akibat Literasi Keuangan Minim

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

24 Agt 2023 01:32

Thumbnail Gen Z dan Milenial Banyak yang Ngutang, Komisi XI DPR RI: Akibat Literasi Keuangan Minim
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PAN Ahmad Najib Qodratullah (Foto: DPR RI)

KETIK, BANDUNG – Otoritas Jasa Keuangan atau OJK yang membeberkan fakta banyak kalangan muda tak bisa mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) karena terjerat PayLater. Ternyata, OJK juga sudah merilis statistik fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) per Desember 2022,  yang menunjukkan pengguna pinjol terbanyak adalah generasi millennial dan Gen Z, dengan rentang usia nasabah yakni 19-34 tahun..
 
Menanggapi fenomena ini, Anggota Komisi XI DPR RI, Fraksi Partai Amanat Nasional atau PAN Ahmad Najib Qodratullah menyatakan banyaknya Gen Z dan Milenial yang berutang saat ini lantaran masih minimnya literasi keuangan. Najib mengakui jika saat ini inklusi keuangan berbanding terbalik dengan literasi bidang keuangan.

“Jadi, literasi keuangan masih rendah dibanding inklusi keuangan. Kemudian saya menyoroti terkait regulasi pinjol yang banyak merugikan nasabah terutama dalam hal masyarakat melunasi utang yang dirasakan sangat menyulitkan,” ungkap Najib kepada media, Rabu (23/8/2023).

Atas dasar itu, Najib berharap, adanya perlindungan konsumen secara maksimal, dan merumuskan regulasi dalam kemudahan untuk pelunasan.

“Karena dampaknya semakin meningkatnya nasabah gagal bayar, kemudian masuk dalam daftar SLIK OJK. Sehingga akan menambah permasalahan di kemudian hari,” tambahnya.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Belum usai masalah tersebut, lanjut Najib, di sisi lain banyak pula pengaduan masyarakat yang identitasnya disalahgunakan oleh pihak pihak tidak bertanggung jawab.

Menurutn Najib, perlindungan konsumen harus betul betul dilakukan secara ketat oleh OJK, perbankan dan penyelenggara terkait lainnya.

Dalam referensi Najib, keberadaan lembaga keuangan yang membuka ruang melalui pinjaman online, idealnya menjadi sebuah solusi bagi Generasi Milenial dan Gen-Z.

Namun kenyataannya, kondisi saat ini justru membuat dirinya prihatin. Banyak Milenial justru terjebak dalam utang yang akhirnya bersifat panjang.

Baca Juga:
OJK Jabar Perkuat Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Pengembangan Ekonomi

“Kita akui bahwa berbagai kemudahan dalam mengakses pinjol tidak disertai kearifan dalam pengelolaan keuangan menyebabkan banyak milenial justeru terjebak dalam utang Dan ini akan bersifat panjang karena saat gagal bayar, mereka akan masuk daftar hitam (SLIK OJK),” ungkap Najib.

Dengan alasan itu pula, Najib memandang perlu penanganan segera dari semua pemangku kepentingan dalam persoalan ini.

“Ditangani dengan cara duduk bersama antara OJK dan para penyelenggara kredit. Dirumuskan agar sama-sama terlindungi.” tandas Najib. (*)

 

Baca Sebelumnya

Konsultan Pengawas Mengaku Pernah Menegur Kontraktor Betonisasi di Tarik, Sidoarjo

Baca Selanjutnya

Kolaborasi Perhutani dan Kejaksaan Blitar Sukses OTT Pelaku Alih Fungsi Lahan

Tags:

ahmad najib qodratullah pinjol OJK KOMISI XI DPR RI DPR RI

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H