KETIK, BATU – Sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Batu tahun ini memasuki masa purna tugas. Di tengah gelombang pensiun tersebut, Pemkot Batu mulai menyiapkan proses regenerasi dan pengisian jabatan melalui sistem open bidding.

Beberapa pejabat yang telah memasuki masa purna tugas antara lain Kepala Dinas Perhubungan Susetya Herawan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Eny Rachyuningsih, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Heru Yulianto, Staf Ahli Wali Kota Bidang Sumber Daya Manusia Ririk Mashuri, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan Agoes Machmoedi.

Wali Kota Batu, Nurochman menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para ASN yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun untuk kemajuan Kota Batu.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN yang memasuki masa purna tugas tahun ini. Pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kota Batu,” ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.

Selain memberikan penghargaan kepada para ASN yang pensiun, Nurochman juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan kinerja organisasi di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Baca Juga:
Mantan Kepala UPT Pasar Among Tani Ajukan Pensiun Dini, Pemkot Batu Tunggu Klarifikasi

Menurutnya, upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang mulai diterapkan tahun ini harus menjadi perhatian bersama.

“Setiap perubahan dalam organisasi pemerintahan harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah perlu terus beradaptasi dan bekerja secara optimal,” ungkap Cak Nur, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menilai banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun tahun ini merupakan bagian dari proses regenerasi yang wajar dalam birokrasi.

Ia menyebut kondisi tersebut justru membuka peluang untuk menghadirkan penyegaran organisasi sekaligus memberikan ruang bagi munculnya sumber daya aparatur baru yang lebih kompetitif.

Baca Juga:
Warga Keluhkan Dampak Aktivitas Wisata, Forum TJSL Dorong Tanggung Jawab Perusahaan

“Pensiunnya sejumlah ASN menjadi momentum regenerasi birokrasi. Ini merupakan kesempatan untuk melakukan penyegaran organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader baru yang mampu menjawab tantangan pemerintahan ke depan,” ujar Heli.(*)