KETIK, BATU – Jenazah seorang pria berinisial Y (41), warga Kelurahan Sisir, Kota Batu, ditemukan tergeletak di sebuah joglo di Taman Wilis, Kelurahan Sisir, Kota Batu, pada Rabu pagi, 12 Agustus 2026.
Saat ini, jajaran Polres Batu masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin mengatakan, laporan penemuan orang meninggal dunia diterima Piket Pamapta sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
“Tadi sekitar pukul 08.00 WIB, Piket Pamapta menerima laporan tentang orang yang ditemukan meninggal dunia. TKP-nya di Taman Wilis, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu,” jelanya.
AKP Zaenal menambahkan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang sedang menjalankan rutinitas membersihkan area taman.
Baca Juga:
Hari Veteran Nasional ke-77, Wali Kota Batu Cak Nur Sebut Perjuangan Veteran Harus Diteruskan Lewat Kerja Nyata“Saksi yang merupakan petugas kebersihan di DLH melaksanakan rutinitasnya untuk melakukan pembersihan di sekitar taman. Kemudian mendapati seseorang, seorang laki-laki, dalam keadaan tergeletak di joglo yang ada di taman tersebut,” ujarnya.
Karena kondisi tersebut dinilai tidak wajar, saksi kemudian melaporkannya kepada Polres Batu. Satreskrim, Piket Pamapta, dan Piket Inavis selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa kondisi di sekitar lokasi.
“Karena dirasa tidak wajar, kemudian dilaporkan kejadian tersebut ke Polres Batu. Setelah itu kami, Satreskrim, Piket Pamapta, kemudian Piket Inavis mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan mengecek situasi di sekitar TKP,” papar AKP Zaenal.
Dari pemeriksaan awal secara visual, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kepastian mengenai kondisi korban masih akan dilakukan melalui pemeriksaan di rumah sakit.
Baca Juga:
Prestasi Membanggakan! Satlantas Polres Malang Jadi Juara 1 Ramp Check Kendaraan se-Jatim“Dari hasil pemeriksaan awal secara visual, untuk korban ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, itu akan kami pastikan di rumah sakit dan jenazah korban sudah kami evakuasi,” ujarnya.
Selain mengevakuasi jenazah, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar korban. Barang tersebut antara lain sandal, bekas makanan cilok, serta properti lain yang diduga milik korban.
“Kemudian ada beberapa barang-barang milik korban yang kami temukan, merupakan sandal, kemudian ada bekas makanan cilok. Sudah kami amankan, kemudian ada properti lain yang diduga juga milik korban,” pungkas AKP Zaenal.