KETIK, MALANG – Kepala SDN Sukoharjo 1 Kota Malang, Murthofiatis Zahrok, S.Pd., M.AB., menekankan pentingnya pendekatan berbasis karakteristik peserta didik dalam upaya mengembangkan sekolah menjadi institusi pendidikan dasar negeri yang unggul. 

Melalui strategi tersebut, ia berkomitmen membangun lingkungan belajar yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa yang berakhlak baik, disiplin, dan berdaya saing tinggi.

Sejak tahun 2025, Zahrok telah mendapatkan amanah untuk menjadi Kepala Sekolah SDN Sukoharjo 1 Kota Malang setelah 17 tahun mengabdi sebagai guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 21 Malang. 

Ia mengungkapkan bahwa terdapat perubahan banyak dalam menangani siswa SD serta SMP. Ia juga mengatakan jika pengalamannya menjadi guru SMP tersebut juga menjadi salah satu bekal berharga dalam mengelola dan mengembangkan sekolah.

Ia mengatakan jika siswa SD sedang berada pasa fase perkembangan. Sehingga, mereka membutuhkan pendampingan, dan pembiasaan yang lebih intensif dibandingkan siswa SMP.

Baca Juga:
Tak Disangka! Layangan Sukhoi Buatan Perajin Malang Ini Terbang hingga Prancis, Sekali Kirim 5.000 Unit

Selain itu, peran orang tua juga masih menjadi posisi paling penting dalam tumbuh kembang anak termasuk proses belajarnya. Sehingga, Zahrok juga selalu berkoordinasi bersama orang tua siswa untuk mengontrol perkembangan belajar siswa.

"Tantangan yang paling terasa adalah menyesuaikan pendekatan dengan karakteristik peserta didik. Anak-anak SD masih berada pada tahap perkembangan dasar sehingga membutuhkan perhatian, pendampingan, dan pembiasaan yang lebih intensif dibandingkan siswa SMP. Selain itu, koordinasi dengan orang tua juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan di sekolah dasar," tutur Zahrok.

Dalam beradaptasi sebagai sekolah pengajar, Zahrok merasa penyesuaian diri dengan karakteristik siswa SD adalah tantangan yang sangat terasa. Ia berupaya untuk memahami karakter dari masing-masing siswa. Ia juga mengajak para guru untuk bisa membuat lingkungan belajar yang menyenangkan.

"Saya berusaha memahami bahwa setiap anak memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan harus penuh kesabaran, kasih sayang, dan keteladanan. Saya juga mendorong guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman, percaya diri, dan termotivasi untuk belajar," ungkapnya.

Baca Juga:
Dilema Pemkot Malang! Koperasi Merah Putih Terancam Pangkas Ruang Hijau Kota

Tak hanya itu, Zahrok sendiri memiliki latar belakang pendidikan, yakni lulusan S1 Pendidikan Pancasila dan S2 Ilmu Administrasi Bisnis (Konsentrasi MSDM) dan saat ini telah selesai menempuh S2 pada jurusan Pendidikan Ilmu Sosial di tahun 2026. 

Zahrok mengungkapkan jika latar belakang pendidikan ini yang menjadi dasar dalam mengembangkan kompetensi kepemimpinan dan pengelolaan pendidikan di sekolah dasar. 

Dengan visi sekolah "Terwujudnya Peserta Didik yang Berkarakter, Berprestasi, dan Peduli Lingkungan," Zahrok berupaya untuk bisa terus mendidik para siswa dengan mengutamakan karakter yang baik. Sehingga, siswa bisa terus berprestasi tapi masih terus mengutamakan karakter yang baik.

Dalam memimpin suatu instansi, Zahrok juga terus merealisasikan misi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendorong siswa untuk mengembangkan potensi dalam diri serta meraih prestasi gemilang yang sesuai dengan bakat minatnya. 

Untuk mewujudkan siswa berdaya saing tinggi, Zahrok juga terus berupaya untuk menanamkan nilai-nilai karakter baik pada, seperti sikap religius, disiplin, jujur, tanggung jawab, serta gotong royong. 

Selain itu, ia juga terus meningkatkan budaya literasi dan numerasi pada siswa sebagai bekal penting yang membawa mereka berkembang pada bidang akademik dan memiliki daya saing.

Di era digital, Zahrok juga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, sehingga siswa mampu beradaptasi pada perkembangan zaman namun tidak meninggalkan nilai-nilai karakter yang telah diajarkan.

Selain itu, ia juga terus berupaya untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, seperti menjaga kebersihan sekolah, pengelolaan sampah, penghijauan, dan program peduli lingkungan. 

Dengan mewujudkan hal tersebut, Zahrok juga terus membangun kerja sama yang harmonis antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

"Dengan sinergi seluruh warga sekolah, kami berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik maupun non-akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya," jelas Kepala Sekolah SDN Sukoharjo 1 Kota Malang.

Dalam jabatannya sebagai Kepala Sekolah SDN Sukoharjo 1, kedepannya, ia akan mengembangkan program-program sebagai upaya memajukan sekolah, yakni:

• Optimalisasi pembelajaran berbasis teknologi dan digital.

• Pengembangan kegiatan ekstrakulikuler sesuai minat dan bakat siswa.

• Program sekolah ramah anak dan lingkungan.

• Peningkatan kolaborasi dengan orang tua melalui berbagai kegiatan sekolah.

• Dokumentasi dan publikasi praktik baik pembelajaran melalui media digital dan majalah sekolah.

Tentunya dengan adanya program-program tersebut, Zahrok berharap agar dapat terus meningkatkan kualitas layanan di SDN Sukoharjo 1 Kota Malang dan bisa terus menjadi instansi pendidikan yang berkembang.(*)