Ganti Ban Trail dengan Ban Pacul Makin Macho

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Rudi

24 Jan 2023 04:00

Thumbnail Ganti Ban Trail dengan Ban Pacul Makin Macho
Ilustrasi ban pacul di motor trail. Lebih keren dan macho. (Foto: Istimewa)

KETIK, SURABAYA – Punya motor trail. Biar lebih macho pasang ban pacul. Selain bikin keren, ban pacul itu terlihat kekar.

Ban sebagai penggerak, penahan beban, juga peredam benturan, ban motor juga berpengaruh terhadap tampilan motor secara keseluruhan.

Motor bisa terlihat kekar, racy, bahkan cungkring, tergantung dari ukuran ban motor yang dipakainya.

Selain ukuran, kembangan atau alur ban motor juga punya efek ke tampilan.

Baca Juga:
Bridgestone Kembangkan Ban Potenza Sport A untuk Audi e-tron GT

Setuju dong kalau dengan kembangan kasar seperti ban off-road alias ban pacul, bisa bikin motor terlihat macho, khususnya buat motor dengan gaya trail.

Ngomongin ban off road atau ban pacul, kira-kira performanya gimana ya kalau dipakai di motor harian yang habitatnya mayoritas di aspal, bukan di trek tanah?

"Ada beberapa ban trail yang berkompon lunak, bahkan karena kebutuhan di trek off-road tekanan ban bisa dikurangi hingga tersisa 19 psi, ini yang kita bahas," kata Oke Desiyanto, beberapa waktu lalu.

Yup, perlu digaris bawahi ya, ban pacul yang dibahas adalah ban motor yang khusus dipakai untuk off road yang punya kembangan kasar.

Baca Juga:
Sering Diabaikan, Inilah Fungsi Penting dari Tanda Segitiga di Ban Motor

Jadi bukan ban bawaan motor trail standar, macam Honda CRF150L, Kawasaki KLX 150, atau Yamaha WR 155 R.

Kalau ban motor bawaan pabrik macam itu kendati punya kembangan yang cukup kasar, tapi biasanya tidak sekasar ban khusus off-road, yang emang bikin macho banget kalau dipakai.

"Kalau ban khusus off-road ini dipakai di motor harian potensi bahaya tentunya ada, karena akan ada perbedaan kemampuan daya cengkram saat ban pacul itu dipakai di aspal," bebernya," imbuhnya.

Menurut Oke, perbedaan karakter trek off-road dan aspal bisa berpengaruh terhadap cara dan kecepatan berkendara, yang mana akan bertumpu pada kemampuan ban.

Di trek aspal motor bisa saja diajak melaju kencang karena kondisinya mendukung.

Sementara kalau di trek off-road, motor agak susah kalau mau diajak ngebut dengan jarak yang panjang.

Tampak belakang Honda CRF 150 sangar dengan ban pacul (Aziz)

Soalnya trek off-road memang dipilih bukan buat ngebut, tapi buat ditaklukan, dan spesifikasi ban off-road lebih diperuntukan buat menghadle poin kedua.

Sang suami memfilmkan istrinya di kamera tersembunyi, dan inilah yang dia lihat

Recommended by

Oke juga menyebut pakai ban pacul di trek aspal malah banyak ruginya.

Utamanya soal durabilitas karena kompon ban off-road yang lunak, alias bakal cepat habis kalau sering melibas kerasnya aspal.

Baca Juga: Harga Mulai Rp 200 Ribuan, Berikut Pilihan Ban Motor Honda Vario 125

"Selain itu juga akan terasa vibrasi yang lebih dibanding pakai ban aspal," katanya.

Meski begitu, ia juga tak menyalahkan modifikasi pasang ban pacul di motor harian, asalkan pengendara punya kewaspadaan.

"Setidaknya pengguna ban pacul sudah menyadari konsekuensinya, yakni untuk membatasi gerakan berkendara karena ketidakoptimalan dari ban pacul saat di aspal," katanya. 

Kalau kamu gimana, tertarik pasang ban pacul di motor  kamu? (*)

Baca Sebelumnya

14 Anggota Klub Motor Hilang, 1 Biker Tewas

Baca Selanjutnya

Telah Dibuka Kembali! Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akmil TA 2023

Tags:

Ban pacul macho

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar