KETIK, JAKARTA – Pelatih Tim Nasional Republik Ceko, Miroslav Koubek, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah perjalanan timnya di Piala Dunia FIFA 2026 berakhir pada fase grup.

Keputusan tersebut diambil menyusul hasil mengecewakan yang diraih Ceko sepanjang turnamen. Mereka menempati posisi juru kunci Grup A usai hanya mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan, hasil imbang melawan Afrika Selatan serta kekalahan dari Korea Selatan dan tuan rumah Meksiko. Kekalahan 0-3 dari Meksiko pada laga terakhir memastikan langkah mereka terhenti lebih awal.

Meski berhasil membawa Ceko kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2006, Koubek menilai kegagalan di putaran final menjadi tanggung jawab yang harus ia ambil.

Pelatih berusia 74 tahun itu menyebut sejumlah kesalahan yang dilakukan tim sepanjang turnamen menjadi faktor utama di balik hasil buruk tersebut. Ia juga mengakui perjalanan panjang selama kompetisi cukup menguras kondisi fisik skuad.

Selama Piala Dunia 2026, Koubek sempat mendapat sorotan karena pendekatan permainan yang dinilai terlalu defensif. Keputusannya mencadangkan penyerang andalan Patrik Schick saat menghadapi Meksiko juga memicu kritik dari berbagai pihak.

Baca Juga:
Laga Hidup Mati! Meksiko Jumpa Ekuador di Fase Gugur Piala Dunia 2026

“Pelatih menawarkan posisinya kepada saya dalam pertemuan pribadi hari ini dan saya memutuskan untuk menerima tawarannya setelah debat yang terbuka dan adil.” Ujar David Trunda, Presiden Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko.

Terlepas dari akhir yang mengecewakan, Koubek tetap meninggalkan pencapaian penting dengan membawa Ceko kembali ke panggung Piala Dunia setelah penantian selama dua dekade. Federasi Sepak Bola Ceko kini akan menentukan pelatih baru untuk melanjutkan perjalanan tim nasional setelah berakhirnya era kepemimpinan Koubek. (*)

Baca Juga:
Laga Emosional Amadou Onana, Belgia vs Senegal di 16 Besar Piala Dunia 2026