Forum Desa Wisata Minta Paslon Guru Bangun Wisata dari Desa

Jurnalis: Sholeh
Editor: Muhammad Faizin

6 Nov 2024 19:30

Thumbnail Forum Desa Wisata Minta Paslon Guru Bangun Wisata dari Desa
Paslon Firhando Gumelar-H Rudi (Guru). (Foto: Sholeh/Ketik.co.id)

KETIK, BATU – Ketua Forum Desa Wisata Kota Batu Mochammad Dadi mengatakan, potensi wisata di Kota Batu selain wisata artifisial, sangatlah besar. Apalagi wisata yang berbasis desa.

Di Kota Batu sendiri, ada 19 desa dan 5 kelurahan. Masing-masing wilayah memiliki keunikan dan daya tarik wisatanya sendiri-sendiri. Ada yang menjadi kampung batik, kampung gamelan, kampung sayur dan buah, serta magnet wisata lainnya yang berbasis di desa.

Dadi berharap, Wali Kota Batu yang baru bisa membangun wisata Kota Batu bukan hanya berfokus dari sisi wisata artifisial saja. Namun bisa berbasis sejarah, budaya, dan hasil alam.

 "Batu ini potensinya besar. Dari dulu sudah jadi jujukan wisatawan. Kunjungan turis asing juga sudah masuk. Tapi kalau dari kami pegiat desa wisata, kami ingin pembangunan wisata bukan hanya dari wisata artifisial namun juga yang berkonteks dengan alam juga," katanya, Rabu 6 November 2024.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Ia mengatakan, saat ini wisatawan yang datang ke Kota Batu sudah menganggap bahwa Batu seperti kampung halamannya sendiri. Makanya mereka mau kembali lagi ke Batu. Namun, cepat atau lambat, para wisatawan itu akan ada bosannya jika wisata di Kota Batu itu-itu saja. Namun jika diberi pilihan-pilihan lain yang memiliki kesan bagi mereka, dipastikan tidak akan bosan dan terus kembali.

"Saat ini wisatawan kok saya lihat sudah mulai bosan karena tujuan ke Batu itu-itu saja. Mereka ingin ada yang baru, dapat pengalaman baru, dapat kesan baru. Jadi orang yang datang itu dapat kesan yang 'nyantol' di hatinya dan ingin kembali," katanya.

Dan pembangunan desa wisata menjadi salah satu jawaban mengatasi kebosanan para wisatawan di Kota Batu. Namun kata Dadi, pemerintah harus mendukung secara total pembangunan desa wisata. Sehingga para pegiat desa wisata ini bisa berinovasi dan lebih giat lagi untuk membangun wisata berbasis desa. Sebab jika tidak didukung, maka pegiat desa wisata tidak bisa leluasa untuk mengekspresikan keinginan melalui inovasi terbaru.

Salah satu dukungan dari pemerintah menurut Dadi adalah memudahkan para pegiat desa wisata dalam pengurusan izin pembangunan pusat wisata di desa. Dengan mengulurkan tangan membantu pengurusan izin pembangunan wisata desa, maka para pegiat desa wisata bisa aktif dan ikut andil dalam kemajuan wisata kota.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Selain itu dukungan terbaik dari pemerintah Kota Batu untuk wisata berbasis desa adalah penyelesaian masalah sampah yang saat ini menjadi problem utama. Ketika suatu kota namanya sudah besar, wisatanya terkenal, namun tidak bersih, sampah menumpuk di mana-mana, maka wisatawan akan enggan datang kedua kalinya.

"Misal terkait izin, untuk membangun destinasi wisata di desa pasti harus ada izin, nah kami berharap teman-teman ini supaya dipermudah izinnya tapi tetap harus sesuai aturan yang berlaku. Seperti amdalalin dsb. Pemerintah jangan fokus pembangunan wisata besar-besar saja yang dipermudah perizinannya. Kami yang berbasis desa ini juga harus diperhatikan. Lalu pengelolaan sampah di kota wisata. Ini krusial kan sampah itu. Ketika suatu kota, desa wisata tidak dikukng kebersihan yang maksimal ya eman juga, muspro," katanya.

Untuk menjawab seluruh kebutuhan dan keinginan para pegiat desa wisata di Kota Batu itu, Dadi menilai calon walikota yang programnya paling sesuai adalah paslon Firhando Gumelar - H Rudi (Guru).

Apalagi para pengelola desa wisata di Kota Batu sudah pernah diskusi dengan Firhando Gumelar terkait cara mengangkat wisata berbasis desa. Terlebih, paslon Guru memiliki program 1 desa 1 wisata. Dari program itu sudah terlihat bahwa paslon Guru ini lah yang akan membangun wisata Kota Batu dari desa-desanya.

Terkait dengan sampah, Dadi juga melihat hanya paslon Guru yang memiliki komitmen dalam menyelesaikan sampah di Kota batu. Bahkan pengelola desa wisata sudah ditunjukan blue print dan desain besar penyelesaian masalah sampah dari paslon Guru. Apalagi sudah berkomitmen bahwa jika Guru terpilih, 10 bulan masalah sampah di Kota Batu akan beres.

"Kami sudah pernah diskusi dengan Mas Gum ya. Ada korelasi yang kuat anatara keinginan kami dengan program dari Mas Gum. Salah satunya mengembangkan smart city di Kota Batu. Nah desa wisata ini yang memang butuh hal itu," tegasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Libatkan Tiga Institusi, Petugas Razia Lapas Tuban

Baca Selanjutnya

Dipasang CCTV Pemantau Banjir, Tumpak Sewu Tetap Aman di Musim Hujan

Tags:

Kota Batu Pilkada 2024 Paslon Guru Paslon Firhando Gumelar- H Rudi Forum Wisata Desa

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar