Forgress: Perkuat Civil Society untuk Kembalikan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah

Editor: Fathur Roziq

27 Jul 2024 04:32

Thumbnail Forgress: Perkuat Civil Society untuk Kembalikan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah
Suasana forum group discussion (FGD) yang digagas Forgress di RM Primarasa pada Jumat (26/7/2024). (Foto: Istimewa)

KETIK, SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo memiliki entitas kekuatan sosial baru. Namanya, For Sidoarjo Gress (Forgress). Kekuatan sosial Untuk Sidoarjo Baru itu telah menghimpun pemikiran-pemikiran dari berbagai latar belakang. Pada Jumat (26/7/2024), Forgress menggelar Forum Group Discussion (FGD).

Hadir dalam FGD itu, perwakilan profesional dari beragam profesi dan latar belakang.  Ada aktivis M. Nurul Ahdi, mantan Ketua KPUD M Iskak, mantan Ketua Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) Ali Aspandi.

Praktisi hukum dan mantan jurnalis Makin Rahmat SH, aktivis Perempuan Peny Agustini, jurnalis aktif Fathur Rozi, tokoh pendidikan Mahmud Yunus, dan lain-lain.

Ada pula kalangan muda, seperti anggota Paguyuban Guk Yuk Sidoarjo Jonathan Toari dan profesional bidang IT Nico serta para aktivis pergerakan mahasiswa.

Baca Juga:
DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

Forum tersebut diinisiatori oleh Kasmuin dari Center for Participatory Development (CePAD), akademikus Dr Ubaidillah dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), serta Nanang Haromain dari Institute of Research and Public Development (IRPD). Sekitar 70 orang hadir dalam FGD yang diadakan di RM Primarasa, Jalan Soenandar Priyo Soedarmo, Larangan, tersebut.

Para inisiator menyampaikan pentingnya memperkuat gerakan civil society di Kabupaten Sidoarjo. Karena itu, FGD mengangkat tema utama Mengembalikan Kepercayaan Publik kepada Kepemimpinan serta Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam forum itu, hadirin mengungkapkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membangun Sidoarjo. Potensi-potensi  besar sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Sidoarjo sangat besar. Namun, mereka belum dapat berperan optimal membangun Sidoarjo karena tidak diberi kesempatan.

”Saya sudah bertahun-tahun aktif di berbagai kota dan provinsi.  Bidang saya cyber security. Tidak pernah sekalipun saya diundang di  Sidoarjo. Padahal, kabupaten dan provinsi lain sering melibatkan saya. Malah saya diminta pindah KTP saja ke sana,” ungkap Nico, mahasiswa dan praktisi IT.

Baca Juga:
Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Aktivis muda, Sandi, berharap forum yang digagas Forgress ini menjadi forum yang punya potensi dan kekuatan untuk ikut membangun Sidoarjo. Bagaimana mengawal dan mengawasi pemerintahan. Baik eksekutif maupun legislatif. Kabupaten Sidoarjo ini harus kembali membanggakan.

Praktisi hukum Makin Rahmat berharap Forgress menjadi sebuah forum langkah maju untuk Kabupaten Sidoarjo. Bukan sekadar kumpul-kumpul atau menyoroti personal. Bisa fokus pada persoalan yang dihadapi Kabupaten Sidoarjo sekaligus mendiskusikan solusinya.

”Kalau hanya kumpul-kumpul, lebih baik kita tahlilan saja. Pahalanya jelas dan barokah,” ungkap jurnalis senior tersebut.

Menurut Kasmuin dari CePAD, FGD ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sipil. Peran civil society sangat krusial untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas kepemimpinan dan pelayanan publik.

Peserta FGD berdiskusi mengenai berbagai strategi dan inisiatif yang dapat diimplementasikan untuk mencapai tujuan tersebut. Keikutsertaan aktivis senior, kalangan muda, maupun profesional menunjukkan adanya keinginan kuat dari seluruh lapisan masyarakat untuk berkontribusi.

”Masyarakat ikut serta memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Sidoarjo. Forum ini membuka ruang bagi kolaborasi lintas sektor agar membawa perubahan positif,” paparnya.

Akademikus dari Umsida Dr Ubaidillah berharap semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat civil society di Sidoarjo semakin menguat. Semua pihak diharapkan dapat terus berpartisipasi aktif.

”Kita semua ingin mengembalikan kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Pasaman Barat Lepas Kontingen MTQ KORPRI VII Tahun 2024

Baca Selanjutnya

Produk Souvenir Seni Kriya Pacitan Ini Diserbu Anak Muda, Begini Rupanya

Tags:

sidoarjo Kabupaten Sidoarjo masyarakat Sidoarjo Forgress diskusi publik Umsida IRPD CePAD

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H