FGD Bondowoso Memanggil, Sekda Ingatkan Risiko Pembangunan Tanpa Arah: Kolaborasi Jadi Kunci

Jurnalis: Haryono
Editor: Al Ahmadi

28 Mar 2026 01:47

Thumbnail FGD Bondowoso Memanggil, Sekda Ingatkan Risiko Pembangunan Tanpa Arah: Kolaborasi Jadi Kunci
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid di dampingi Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i, Sekretaris Daerah Fathur Rozi dalam acara Bondowoso Memanggil yang di kemas dengam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Bondowoso Memanggil yang digelar pada Jumat (27/3/2026). (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Semangat kolaborasi dalam pembangunan kembali mengemuka dalam forum Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Bondowoso Memanggil yang digelar pada Jumat, 27 Maret 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh dilakukan secara terpisah-pisah, melainkan harus melibatkan seluruh elemen secara terpadu dan terarah.

Menurut Fathur, tingginya kehadiran dan keterlibatan komunitas dalam forum tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat memiliki kepedulian besar terhadap kondisi daerahnya.

Ia melihat warga tidak hanya hadir, tetapi juga memahami persoalan mendasar yang dihadapi Bondowoso, termasuk tantangan geografis hingga kebutuhan infrastruktur seperti irigasi.

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

“Partisipasi ini patut kita apresiasi. Masyarakat tidak hanya peduli, tetapi juga memahami kondisi daerah secara mendalam,” ujarnya.

Ia menekankan, kemajuan Bondowoso hanya bisa dicapai jika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama.

Foto

Visi Bondowoso BERKAH—yang mencakup daya saing, religiusitas, keberlanjutan, keadilan, dan harmoni—tidak akan terwujud tanpa kerja sama yang solid dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Lebih jauh, Fathur mengingatkan pentingnya arah yang jelas dalam pembangunan. Tanpa perencanaan yang matang, menurutnya, pembangunan berpotensi kehilangan tujuan.

Ia mengibaratkan proses tersebut seperti sebuah perjalanan yang membutuhkan pengantar agar sampai ke tujuan dengan tepat.

Dalam konteks perencanaan, ia juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip SMART—spesifik, terukur, realistis, relevan, dan berbatas waktu—agar program pembangunan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Fathur turut memaparkan kondisi geografis Bondowoso yang memiliki karakter unik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), wilayah ini tidak memiliki garis pantai dan didominasi oleh kawasan pegunungan serta perbukitan sebesar 44,4 persen.

Sementara itu, dataran tinggi mencapai 24 persen dan wilayah rendah sekitar 30,7 persen.

“Meski tidak memiliki laut, Bondowoso justru memiliki pasar ikan yang besar. Ini potensi yang harus dimaksimalkan,” katanya.

Dengan luas wilayah sekitar 1.554,9 kilometer persegi, Bondowoso dinilai memiliki peluang sekaligus tantangan besar.

Oleh karena itu, perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

FGD ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan arah pembangunan yang lebih konkret, terukur, serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan akhir kita jelas, yaitu kesejahteraan masyarakat. Itu yang harus kita wujudkan bersama,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut sinergi tersebut sebagai fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Bupati juga mengingatkan adanya potensi dampak dari dinamika geopolitik global terhadap kondisi keuangan daerah. Untuk itu, ia menilai perlu adanya langkah antisipatif, termasuk efisiensi anggaran dan penyusunan berbagai skenario kebijakan.

“Kita harus siap dengan berbagai kemungkinan, baik dalam kondisi terbaik maupun terburuk. Kemampuan adaptasi dalam manajemen krisis menjadi kunci menjaga stabilitas daerah dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, mulai dari staf ahli bupati, asisten sekretaris daerah, pimpinan perangkat daerah, hingga perwakilan Aliansi Mahasiswa Bondowoso.(*)

Baca Sebelumnya

Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis 4-0, Siap Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series

Baca Selanjutnya

Efisiensi BBM, Pakar UIN Malang Dorong ASN Tinggalkan Kendaraan Pribadi Saat Dinas

Tags:

AHW Bupati Bondowoso AYS Wabup Bondowoso Bondowoso Memanggil Bondowoso Berkah

Berita lainnya oleh Haryono

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

16 April 2026 15:25

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

16 April 2026 15:07

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

16 April 2026 14:55

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

16 April 2026 01:14

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

16 April 2026 00:45

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H