FESyar Regional Jawa 2025 Dibuka, Gubernur Khofifah: Jatim Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional

Jurnalis: Martudji
Editor: Mustopa

12 Sep 2025 23:51

Thumbnail FESyar Regional Jawa 2025 Dibuka, Gubernur Khofifah: Jatim Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional
Resmi dibuka, Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa, yang mengusung tema 'Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional' di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat 12 September 2025 (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hadir pada pembukaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa, yang mengusung tema 'Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional' di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat 12 September 2025. 

Khofifah menekankan FESyar bukan hanya seremonial tahunan. Melainkan gerakan sosial ekonomi lintas sektor yang hidup di tengah masyarakat dan bertujuan meningkatkan kesadaran, mengubah paradigma dari sekadar transaksi halal ke gaya hidup halal (halal lifestyle), sekaligus mendorong budaya ekonomi umat yang produktif, mandiri dan adaptif di era digital.

"Mari kita jadikan FESyar Jawa 2025 sebagai momentum memperkuat stabilitas ekonomi sekaligus menyalakan transformasi digital yang berlandaskan nilai-nilai syariah demi terwujudnya masyarakat Jawa Timur dan Indonesia yang semakin sejahtera dan bermartabat," ucapnya.

Jawa Timur juga memantapkan diri sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional. Lantaran didukung populasi penduduk yang mencapai 42,09 juta jiwa dengan mayoritas muslim (97,28%).

Baca Juga:
Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

Serta didukung infrastruktur keagamaan yang masif, lebih dari 7.300 pondok pesantren dan 4.400 di antaranya telah memiliki rekening syariah. Tercatat, 460 ribu sertifikasi halal pada lebih dari 1 juta produk asal Jatim. 

Keberadaan Kawasan Industri Halal (KIH) di Sidoarjo yang pertama dan terbesar di Indonesia, disebut adalah kombinasi antara potensi demografi dan inisiatif ekonomi menjadi landasan kuat untuk memimpin sektor industri halal di tingkat nasional.

"Kita patut bersyukur atas capaian tersebut, namun hal itu tidak lantas menjadikan kita untuk berpuas diri. Masih banyak tantangan yang perlu kita jawab bersama, terutama untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah," ungkapnya. 

Mengacu data nasional, tingkat inklusi keuangan syariah mencapai 13,41 persen. Sementara literasi syariah berada di angka 43,42 persen. Artinya, masih ada ruang sangat luas untuk memperluas jangkauan layanan syariah dan memperdalam pemahaman masyarakat terhadap prinsip dan praktik ekonomi syariah.

Baca Juga:
Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Program Satu Gerbang (Sinergi Amanah Tumbuh Unggul sebagai Gerakan Ekonomi Syariah Regional Jawa Bangkit), adalah salah satu upaya memperkuat sektor ekonomi syariah. Satu Gerbang diwujudkan melalui tiga pilar, yakni Halalan (Hilirisasi dan Akselerasi Layanan Halal untuk Usaha Syariah yang Berkelanjutan), Siaga (Sinergi Akselerasi Gerakan Penguatan Keuangan Syariah Jawa) dan Cemerlang (Cerdas dan Melek Literasi Ekonomi Syariah untuk Generasi Gemilang).

"Satu Gerbang selaras dengan visi kami menjadi gerakan kolektif, menyatukan seluruh pemangku kepentingan. Dari pemerintah daerah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, pesantren, hingga masyarakat luas untuk menjadikan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara dalam pengembangan ekonomi syariah," jelasnya. 

Program Satu Gerbang juga dikuatkan dengan sinergi dan kolaborasi bersama berbagai lembaga syariah seperti BAZNAS, BWI, MES, DMI, KDEKS, OPOP, serta lembaga lainnya guna mendongkrak program yang pro terhadap pengembangan ekosistem syariah. 

Kepala Departemen Ekonomi Syariah BI Pusat Imam Hartono dalam sambutannya mengaku optimis, Jatim memiliki posisi strategis dalam pengembangan FESyar. Karena, ISEF sejak awal hingga ke enam kalinya dilaksanakan di Surabaya, dan FESyar Jawa 2025 disebut sebagai embrio dari ISEF yang saat ini digelar di Jakarta. 

"Kalau FESyar Regional Sumatera dan Indonesia Timur setiap tahunnya bisa berpindah-pindah tempat. Kalau FESyar Jawa tidak boleh berpindah, harus tetap di Jawa Timur," jelas Imam Hartono. 

"Inilah fondasi besar yang menjadikan Jatim sebagai salah satu pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan Jawa," tegasnya. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim, Ibrahim dalam laporannya mengatakan, target business matching pembiayaan di FESyar 2025 adalah Rp25 miliar dan perdagangan Rp10 miliar.

"Alhamdulillah, meski baru dibuka hari ini, untuk pembiayaan sudah mencapai Rp 15,38 miliar dan perdagangan Rp7,9 miliar. Ini lebih tinggi dari capaian FESyar tahun lalu," pungkasnya, sambil berkeliling menghampiri stand stand pameran. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Madiun Kolaborasi dengan Allena Humanity Project Dukung Gizi dan Karakter Siswa

Baca Selanjutnya

Learning Center SWI Buka Peluang Meraih Mimpi Menjadi Jurnalis Profesional

Tags:

FESyar Regional Jawa 2025 dibuka Gubernur Khofifah Jatim Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional Masjid Al-Akbar Surabaya

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar