KETIK, SURABAYA – Sebanyak 35 Makeup Artist (MUA) memberikan kemampuan terbaiknya pada ajang fashion show. Sapuan makeup mereka goreskan pada kurang lebih 11 model yang berlangsung di Trans Icon Mall, Surabaya pada Rabu, 6 Mei 2026.

Acara ini diselenggarakan oleh SPeKTRA dalam acara Beauty For A Better Life (BFBL) Batch 18 dengan tema "Pesona Pengantin Modifikasi".

Sesuai tema, para model tersebut dirias dan menggunakan pakaian pengantin modern dengan model bawahan bowl gown, disertai kelap-kelip manik-manik.

Trainer BFBL, Miss Pu mengatakan, jika setiap kelulusan selalu diberikan tema yang berbeda. Pada tema kali ini, pihaknya memang menentukan tema makeup pengantin.

"Tema itu setiap dua bulan kami biasanya mencari sesuatu yang beda. Karena kami belajarnya empat tema, jadi ada makeup party, makeup panggung, pengantin Indonesia, dan pengantin Internaisonal," jelasnya saat ditemui Ketik.com.

Baca Juga:
Fasilitas Mini Soccer Masjid Al-Akbar Dipuji KPU RI

Banyaknya pilihan tema, kata Miss Pu juga diharapkan tidak membuat para peserta bosan.

"Kami selalu cari tema yang baru, tema yang baru lagi begitu," lanjutnya.

Seorang model berjalan di catwalk. Ia mengenakan riasan makeup dari peserta kursus SPeKTRA. (Foto: Fitra/Ketik.com)

Lebih lanjut, Miss Pu mengaku senang dengan antusiasme peserta. Hal ini dibuktikan dengan beragam usia dari peserta yang mengikuti pelatihan SPeKTRA selama dua bulan. "Umur pesertanya mulai dari 17 tahun sampai 55 tahun," imbuhnya.

Baca Juga:
Kinerja Moncer 2025, Gubernur Khofifah Sebut Bank Jatim Catat Laba Tertinggi BPD Nasional

Salah satu peserta, Arista Aprillia mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan MUA yang diselenggarakan SPeKTRA. Banyak ilmu yang ia dapatkan selama dua bulan menjalani kursus.

"Dari yang saya enggak kenal makeup, menjadi kenal makeup. Makeup untuk sehari-hari itu bagaimana, untuk pengantin itu bagaimana, pokoknya diajarkan semua," jelasnya.

Wanita asal Banyuwangi itu bahkan mendapatkan penghargaan dalam acara kelulusan sore tadi. Ia dinilai menjadi salah satu peserta paling rajin mengikuti kursus dan tidak pernah melewatkan tugas yang diberikan.

"Kalau dapat penghargaan, saya tidak menyangka. Alhamdulillah ini berkat dukungan dari keluarga, terutama suami yang mendukung saya ikut kegiatan ini," jelasnya.

Sementara itu Manajer program BFBL, SPeKTRA, Rahman berharap dengan adanya acara kelulusan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan juga berdampak.

"Harapan kami, mereka menjadi tulang punggung keluarga lebih baik lagi dan mendapatkan (pekerjaan) kualitas yang lebih baik mendapatkan penghasilan untuk diberikan kepada keluarga," ungkapnya. (*)