Evaluasi Pendidikan: Komisi X DPR RI Bahas PPDB, Kurikulum Merdeka dan UN

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

20 Nov 2024 20:47

Thumbnail Evaluasi Pendidikan: Komisi X DPR RI Bahas PPDB, Kurikulum Merdeka dan UN
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Husni Habib /Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar kunjungan kerja spesifik ke Kota Surabaya pada 20 November 2024. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk mencari bahan perbandingan dan solusi dalam memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengatakan dalam kunjungan kerja spesifik kali ini banyak evaluasi yang dilakukan khususnya dalam hal penerapan PPDB, Ujian Nasional dan kurikulum merdeka belajar.

Untuk PPDB pihaknya mendapatkan banyak masukan untuk memperbanyak kuota prestasi dan mengurangi jumlah siswa zonasi. Nantinya masukan yang sudah diterima akan disikusikan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Jadi kita telah menerima banyak masukan dalam PPDB untuk slot prestasi lebih diperbanyak dan zonasi dikurangi. Ini nanti masih kita bahas dengan Kemendikdasmen," kata Irfani, Rabu 20 November 2024.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Selain itu penerapan kurikulum merdeka juga akan dibahas lagi, karena dalam prakteknya kurikulum ini masih menyisakan banyak persoalan terutama di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). 

Tentu fasilitas antara kota besar dengan wilayah 3T tidak sama sehingga perlu banyak penyesuaian agar kurikulum merdeka belajar dapat memberikan dampak yang maksimal dalam dunia pendidikan di Indonesia.

"Kurikulum merdeka ini sejauh ini penerapannya di Surabaya dan beberapa tempat sudah berjalan baik. Tetapi untuk wilayah lain khususnya 3T masih memerlukan banyak penyesuaian," tambahnya.

Sementara itu untuk penerapan Ujian Nasional (UN) pihaknya ingin agar tetap dilaksanakan. Akan tetapi dalam penerapannya UN jangan dijadikan sebagai syarat utama kelulusan bagi siswa. Hal ini karena pada pelaksanannya terdahulu UN juga menyisakan banyak persoalan, apalagi dengan fasilitas pendidikan di Indonesia yang belum merata.

Baca Juga:
Bupati Tegal Jadi Wisudawan Magister Manajemen UPS

"Kalau UN kita setuju tetap dilaksanakan, tetapi jangan jadi satu-satunya syarat kelulusan karena tahun-tahun terdahulu masih banyak persoalan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Hadiri Pengajian Akbar di Kecamatan Kisaran, Ini Harapan Muhilli Lubis

Baca Selanjutnya

Cawali Kota Malang Sam HC Bakal Jadikan MCC sebagai Sekolah Ekonomi Kreatif

Tags:

DPR RI Komisi X Pendidikan Kemendikdasmen Un PPDB Kurikulum Merdeka

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar