Eri Cahyadi Kepala Daerah Pengumpul Zakat Terbanyak, Saat Pahala ASN Jadi Indikator Kinerja

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

10 Okt 2025 19:20

Thumbnail Eri Cahyadi Kepala Daerah Pengumpul Zakat Terbanyak, Saat Pahala ASN Jadi Indikator Kinerja
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Di tengah persaingan antar kepala daerah dalam urusan infrastruktur, investasi, dan penghargaan paling inovatif se-Indonesia”, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melangkah ke jalur yang lebih spiritual. Ia dinobatkan sebagai Kepala Daerah Pengumpul Zakat Terbanyak oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur.

Sementara daerah lain sibuk menghitung PAD dan pajak reklame, Surabaya tampaknya sudah naik kelas — menghitung pahala.

Penghargaan ini disebut sebagai bukti konkret atas semangat gotong royong dan profesionalisme dalam mengelola zakat di tubuh birokrasi Pemkot Surabaya.

Menurut rilis resmi, penghargaan itu adalah bukti keseriusan Wali Kota Eri dalam menjadikan zakat sebagai instrumen utama percepatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kota Pahlawan.

Dengan kata lain, ketika APBD belum cair, zakat ASN sudah jalan lebih dulu.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Surabaya, Arief Boediarto, menegaskan bahwa apresiasi ini lahir dari kinerja kolektif birokrasi dan masyarakat.

“Penghargaan dari Baznas Jatim ini adalah cerminan konsistensi Pak Wali Kota dalam mendorong seluruh elemen, khususnya ASN Pemkot, untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui Baznas. Berkat gerakan ini, perolehan zakat kita stabil di angka yang sangat besar, mencapai rata-rata Rp3 miliar hingga Rp4 miliar per bulan,” ujar Arief, Jumat 10 Oktober 2025.

Rp 3-4 miliar per bulan dari zakat ASN — bukan angka kecil. Dalam konteks birokrasi, mungkin ini satu-satunya “setoran rutin” yang dibanggakan tanpa rasa bersalah.

Dana zakat yang dikelola Baznas Surabaya bahkan menempatkan kota ini sebagai salah satu pengumpul zakat terbesar di Indonesia. Menurut Arief, fokus utama Pemkot adalah memastikan dana itu kembali secara optimal kepada masyarakat.

“Kewajiban zakat 2,5 persen dari penghasilan yang dikumpulkan secara kolektif dan rutin setiap bulan ini diyakini Walikota menjadi kunci utama penyelesaian berbagai masalah sosial, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada APBD,” tambahnya.

Dengan mekanisme ini, zakat seolah menjadi miniatur APBD versi langit, fleksibel dan cepat cair tanpa rapat paripurna.

Arief menambahkan bahwa sinkronisasi data antara Pemkot dan Baznas membuat penyaluran lebih tepat sasaran, terutama kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kalau APBD menunggu verifikasi berlapis, Baznas cukup berkoordinasi, dan bantuan bisa langsung turun — doa terkabul lebih cepat.

Dalam praktiknya, dana zakat Surabaya disalurkan ke berbagai bidang: pengentasan kemiskinan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), hingga program gizi untuk menekan stunting.

“Dalam sektor peningkatan kualitas SDM, berfokus pada beasiswa untuk anak kurang mampu dari jenjang dasar hingga menengah, serta program Tebus Ijazah, memastikan tidak ada anak Surabaya yang putus sekolah hanya karena kendala administrasi,” rincinya.

Selain itu, zakat juga berfungsi sebagai dana darurat non-APBD, semacam bantuan sosial spiritual yang bisa digerakkan tanpa nota dinas tebal.

“Kinerja Baznas setelah berkoordinasi dengan pemkot inilah yang membuat program zakat di Surabaya dinilai sukses.Target kami adalah terus meningkatkan taraf hidup, mengurangi buta huruf, dan meningkatkan ketakwaan masyarakat," pungkasnya. (*)

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba
Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati
Baca Sebelumnya

Pemkot Surabaya Petakan Seluruh Pondok Pesantren, Prioritaskan Keamanan dan Legalitas Bangunan

Baca Selanjutnya

Satpolairud Polres Situbondo Bagikan Nasi Bungkus untuk Nelayan

Tags:

Kepala Daerah Zakat Terbanyak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi surabaya Zakat Nasional

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar