Enam Bulan Berlalu, Program Makan Bergizi Gratis di Pacitan Baru Sentuh 9 Persen Siswa

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

11 Jun 2025 15:24

Thumbnail Enam Bulan Berlalu, Program Makan Bergizi Gratis di Pacitan Baru Sentuh 9 Persen Siswa
Ratusan porsi nasi kotak dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pacitan yang mulai diluncurkan pada, Senin, 6 Januari 2025 lalu untuk dibagikan kepada siswa. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Enam bulan sejak peluncuran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pacitan pada Januari lalu, harapan untuk pemerataan asupan gizi bagi peserta didik di seluruh wilayah masih jauh panggang dari api.

Dari sekitar 63.000 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA, hanya 5.708 atau kisaran 9 persen peserta didik yang telah menerima manfaat program.

Sejauh ini baru dua kecamatan yang kebagian: Pacitan dan Tulakan. Di Tulakan, 2.805 siswa dari 13 sekolah mendapat jatah makan bergizi. Sementara di Pacitan, 2.903 siswa dari tujuh sekolah turut merasakan program yang digadang-gadang mampu meningkatkan kualitas pendidikan lewat pemenuhan gizi ini.

Di sisi lain, sekolah-sekolah di 10 kecamatan lainnya masih menunggu kejelasan. Banyak yang bahkan belum mendapat informasi resmi terkait program MBG, apalagi manfaatnya.

Baca Juga:
Tanam Black Thorn di Padepokan HM Arum Sabil Jember, Kepala BGN Dadan Indayana Tebarkan Semangat Kemandirian Pangan

"Belum ada perkembangan, termasuk usulan yang disampaikan ke perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum direspons," ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan, Budiyanto kepada ketik.co.id, Rabu 11 Juni 2025.

Ia menyebutkan, salah satu faktor penghambat adalah belum jelasnya arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat yang menjadi penanggung jawab penuh anggaran melalui Badan Gizi Nasional.

“Semua dibiayai pusat, jadi kita menunggu. Apakah nanti ada percepatan setelah semester pertama ini, kita juga belum tahu,” ujarnya.

Meski pelaksanaan teknis program di dua kecamatan berjalan lancar, Dindik tidak bisa bergerak banyak tanpa keputusan pusat. Saat ini, pemerintah daerah hanya bisa menyiapkan data dan infrastruktur pendukung.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

“Datanya sudah kami siapkan. Kita hanya diminta setor nama-nama siswa. Saat ini progres pembangunan dapur juga mulai digarap, setelah dua titik di Pacitan dan Tulakan. Harapannya nanti tiap kecamatan punya dapur sendiri,” tambah Budiyanto.

Ia menekankan agar program menyasar ke wilayah pinggiran Pacitan yang lebih membutuhkan intervensi gizi.

Sekedar informasi, pemerintah pusat terus menggenjot program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tahun ini, anggaran MBG mencapai Rp 171 triliun dan disebut akan terus meningkat setiap tahun.(*)

Baca Sebelumnya

Timnas Putri Indonesia Tambah Kuat, Empat Naturalisasi dari Belanda Resmi Jadi WNI

Baca Selanjutnya

Bupati Asahan Dukung Penuh Kejurda Tinju 2025, Optimistis Lahirkan Atlet Berprestasi

Tags:

pacitan Makan bergizi gratis Pendidikan Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H