KETIK, SURABAYA – Embarkasi Surabaya (SUB) telah memberangkatkan sebanyak 6.075 jemaah dan petugas haji atau sekitar 14 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.
Proses pemberangkatan yang berlangsung hingga Senin, 27 April 2026 ini berjalan lancar dan terkendali, berkat koordinasi lintas sektor yang solid dalam mendukung pelayanan jemaah menuju Tanah Suci.
Berdasarkan data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, total jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 43.977 orang, terdiri dari 43.513 jemaah dan 464 petugas, yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).
Secara kumulatif hingga 25 April 2026, sebanyak 5.315 jemaah telah diberangkatkan dalam 14 kloter. Pada 26 April 2026, terdapat tambahan 760 jemaah dari 4 kloter, yakni Kloter 15 dan 16 masing-masing sebanyak 380 orang, sehingga total menjadi 6.075 jemaah dalam 16 kloter.
Jika dilihat dari jenis kelamin, jemaah yang telah berangkat terdiri dari 2.921 laki-laki dan 3.154 perempuan.
Baca Juga:
Kota Surabaya dan Blitar Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu SekarangKetua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan sesuai rencana dengan pelayanan optimal.
“Alhamdulillah, hingga hari ini operasional pemberangkatan jemaah haji berjalan lancar dan tepat waktu. Kami terus memastikan setiap tahapan pelayanan, mulai dari kedatangan di asrama hingga keberangkatan, dilaksanakan secara optimal demi kenyamanan dan keselamatan jemaah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan operasional, tercatat terdapat lima kursi kosong (open seat) yang disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya dua jemaah sakit dan dirawat di rumah sakit, satu orang menunda keberangkatan, serta dua kursi kosong karena alasan teknis.
Sementara itu, tidak ada laporan jemaah wafat hingga saat ini, baik di embarkasi maupun selama proses pemberangkatan.
Baca Juga:
Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 Ditutup, Tuan Rumah Juara UmumAdapun dua jemaah mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya karena kondisi kesehatan. Keduanya berasal dari Kabupaten Pasuruan dan Kota Malang, dan saat ini masih dalam penanganan.
PPIH Embarkasi Surabaya memastikan seluruh rangkaian operasional terus berjalan sesuai standar pelayanan, dengan dukungan koordinasi lintas instansi guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran proses pemberangkatan.
Pemerintah juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia agar dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar. (*)