Eko Yuli Irawan: Atlet Junior Jangan Juara Nunggu Senior Pensiun, Kalahkan Saya!

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

7 Sep 2024 03:15

Thumbnail Eko Yuli Irawan: Atlet Junior Jangan Juara Nunggu Senior Pensiun, Kalahkan Saya!
Lifter Jatim Eko Yuli Irawan memilih tidak akan pensiun, Jumat, 6 September 2024. (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, BANDA ACEH – Lifter senior Jawa Timur Eko Yuli Irawan bertekad terus meraih prestasi di ajang internasional dan nasional seperti PON. Di usianya yang kini menginjak 35 tahun, peraih medali perak Olimpiade itu juga berharap ada lifter junior yang segera mengalahkannya.

Ia meminta para atlet muda terus berlatih. Itu agar bisa mengalahkan senior seperti dirinya. "Jangan sampai ada atlet muda juara baru setelah seniornya pensiun," katanya.

Eko tampil di PON 2024 ini di tengah mengalami cedera kaki. Namun, peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 itu masih mampu memperoleh medali emas di kelas 67 kg putra.

"Sakitnya masih terasa, namun di PON ini mental yang menentukan dan lawan terberat saya sebenarnya cedera," katanya saat ditemui Ketik.co.id, Sabtu, 6 September 2024.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Ia juga mengatakan ingin terus berlomba di angkat besi sampai ada atlet muda mampu mengalahkannya. "Sebelum saya dikalahkan (junior), saya tidak akan pensiun," tegasnya.

Eko tampil luar biasa di kelas 67 kg putra. Ia berhasil melakukan angkatan total 309 kg dari angkatan snatch 138 kg dan 171 kg di angkatan clean and jerk.

“Target saya memang emas, bukan pecah rekor karena kondisi juga belum pulih pasca cedera di Olimpiade. Tapi karena tadi Jawa Barat pasang angkatan 170 Kg saya harus di atasnya. Alhamdulillah berhasil,” kata Eko.

Ia mengaku tidak bisa maksimal latihan karena lebih banyak memanfaatkan waktu untuk pemulihan cedera yang ia alami saat olimpiade sebelum berangkat ke PON. 

Baca Juga:
Mundurnya Jadwal PON Beladiri 2026 Tak Ganggu Persiapan Atlet Muaythai Jatim

Namun, karena memiliki target tinggi ia pun bertekad keras untuk mencapainya. “Rutin latihan 10 hari setelah Olimpiade. Latihan pun hanya angkat 130 kg, 150 kg, belum pernah 160 Kg," jelas Eko.

"Dengan pemulihan sangat singkat, kami adu mental saja di sini. Terus sempat semprot (obat penghilang rasa sakit, red) untuk mati rasa tadi,” tambah Eko. (*)

Baca Sebelumnya

Ini Cara KPU Jatim Tarik Minat Pemilih di Pilkada Serentak 2024

Baca Selanjutnya

Makan Gratis di Warling Mak Mimik, Warga Porong Senang Bertemu Cawabup Mimik Idayana

Tags:

Lifter Jatim Eko Yuli Irawan Jawa timur PON2024 PON XXI 2024 Aceh-Sumut Olimpian Eko Yuli PON

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar