KETIK, MALANG – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus dikuatkan hingga tingkat kelurahan. Salah satunya, seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Buring Polsek Kedungkandang yaitu Aiptu Suwandi.
Selain bertugas menjaga keamanan wilayah, ia juga aktif menjadi pelopor sekaligus penggerak masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian jagung. Langkah itu telah dilakukan dengan melakukan pemeliharaan jagung di lahan pertanian seluas 3.000 meter persegi yang terletak di Jalan Mayjen Sungkono.
Aiptu Suwandi bersama pemilik lahan, Nurul Qoyymah saling berkolaborasi untuk merawat tanaman jagung tersebut. Saat ini, tanaman jagung itu tumbuh subur dan telah berusia sekitar 20 hari setelah masa tanam.
"Jagung-jagung ini kami tanam sejak tanggal 14 Mei 2026 lalu. Ada sekitar 10 kilogram bibit jagung varietas Syngenta yang ditanam di lahan tersebut," jelasnya, Selasa, 2 Juni 2026.
Dengan penanaman ini, ditargetkan pada kuartal dua tahun 2026 dapat menghasilkan hasil panen hingga mencapai 3,5 ton jagung. Sehingga untuk menunjang produktivitas tanaman hingga masa panen, telah disiapkan sekitar 500 kilogram pupuk yang digunakan secara bertahap sesuai kebutuhan.
Baca Juga:
Gagal SNBT Tak Lagi Jadi Akhir! UB Siapkan 9.139 Kursi Jalur Mandiri, Kuota Bisa BertambahSelain itu, Aiptu Suwandi juga berperan aktif menggerakkan kolaborasi antara petani dan masyarakat sekitar agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan adanya keterlibatan Polri dalam sektor pertanian, menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat lokal.
"Kami sebagai mitra petani dalam mendukung program pemerintah termasuk ketahanan pangan. Kami memanfaatkan secara maksimal lahan produktif serta meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani," terangnya.
Dirinya mengungkapkan, pendampingan dilakukan mulai tahap penanaman, perawatan hingga menjelang panen. Dengan keterlibatan berbagai pihak, hasil produksi pertanian di Kelurahan Buring diharapkan terus meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Saat ini, salah satu kendala yang kami hadapi adalah keterbatasan tenaga kerja untuk proses penanaman maupun perawatan tanaman. Meski begitu, kami bersama petani terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional," ungkapnya.
Baca Juga:
Gus Iqdam Hadir di Stadion Gajayana Hari Ini, Polresta Malang Kota Sediakan Microsite Panduan JemaahSementara itu, Nurul Qoyymah mengapresiasi dukungan yang diberikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Buring. Dengan kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian, memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk terus mengelola lahan secara optimal.
Nantinya, hasil panen jagung akan dipasarkan oleh distributor dan sebagian lagi akan masuk ke tahap pengeringan sebelum diserap oleh pihak pabrik.
Dengan skema ini, diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan komoditas jagung di wilayah Malang Raya.
"Dengan adanya sinergi ini, menjadi contoh konkret dalam mendukung ketahanan pangan. Sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga dan mewujudkan lingkungan yang sejahtera dan mampu berdaya saing," tandasnya. (*)