Dugaan Pelanggaran Pemotongan Sapi Betina Produktif Terungkap di RPH Curahdami Bondowoso

Jurnalis: Haryono
Editor: Muhammad Faizin

21 Mei 2025 21:05

Thumbnail Dugaan Pelanggaran Pemotongan Sapi Betina Produktif Terungkap di RPH Curahdami Bondowoso
Janin sapi di belakang Rumah Potong Hewan (RPH) Selolembu, Curahdami. (Foto: Haryono/ Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Sebuah temuan menghebohkan publik Bondowoso setelah beredarnya video yang menunjukkan janin sapi diduga dibuang begitu saja di dekat Rumah Potong Hewan (RPH) Curahdami. Peristiwa ini memunculkan dugaan bahwa induk sapi tersebut telah dipotong di tempat tersebut, meski belum diketahui siapa pelakunya.

Kasus ini menyoroti potensi pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam pasal 8 ayat (4) jelas disebutkan bahwa penyembelihan ternak ruminansia betina produktif, termasuk yang sedang bunting, dilarang keras.

Seorang mantan pekerja RPH berinisial NS mengungkapkan kesaksian yang mengejutkan. Ia mengaku kerap menyaksikan pemotongan sapi betina, bahkan yang sedang hamil, selama ia bertugas sebagai pengulit di RPH tersebut. Ia menjelaskan bahwa janin kerap ditemukan saat proses pengeluaran jeroan.

Menurut NS, lemahnya pengawasan dari petugas medis menjadi penyebab utama praktik ini terus terjadi. “Dokter hewan dan paramedis biasanya baru datang tengah malam, tapi itu pun jarang masuk. Banyak proses pemotongan berlangsung tanpa pemeriksaan,” ujarnya pada Rabu (21/5/2025).

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Ia juga menyebutkan bahwa penyembelihan sapi betina ini sudah berlangsung sejak tahun 2023, dengan rata-rata 5 hingga 10 ekor dipotong setiap malam, tergantung kebutuhan pasar. Dalam kondisi tersebut, petugas jagal yang berasal dari dinas pun tetap melanjutkan proses pemotongan.

NS memperkirakan puluhan sapi bunting telah dipotong selama kurun waktu tersebut. Janin-janin yang ditemukan kemudian dikuburkan secara diam-diam di dekat pasar sapi terpadu Selolembu. Ia bahkan mengklaim bisa menunjukkan lokasi-lokasi penguburan tersebut yang ditandai dengan tulang-belulang hewan di dalam tanah.

Saat ini, operasional RPH Curahdami dilaporkan menurun drastis. Sejumlah jagal memilih memotong sapi di tempat lain atau bahkan di rumah masing-masing karena tekanan aturan yang semakin ketat di wilayah RPH lain seperti Pujer dan Maesan.

Kasus ini mengundang keprihatinan banyak pihak, dan mendorong pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap praktik pemotongan hewan untuk mencegah pelanggaran hukum serta menjaga etika dan kesejahteraan hewan. (*)

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Baca Sebelumnya

Meriahkan Festival Rujak Uleg 2025, Pelindo Raih Penghargaan Penyaji Terbaik

Baca Selanjutnya

Kembalinya Sebuah Kebangkitan

Tags:

RPH selolembu Viral Janin sapi Bondowoso Berkah Bondowoso

Berita lainnya oleh Haryono

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

14 April 2026 16:54

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar