DPRD Surabaya Terima Banyak Aduan Soal Meningkatnya DBD

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

13 Apr 2025 16:50

Thumbnail DPRD Surabaya Terima Banyak Aduan Soal Meningkatnya DBD
Anggota Komisi D DPRD Surabaya dr. Michael Leksodimulyo. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – DPRD Surabaya menyoroti masus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Surabaya yang mengalami peningkatan signifikan sepanjang akhir 2024 hingga awal 2025.

Data dari Dinas Kesehatan mencatat 231 kasus DBD selama tahun 2024, meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan kondisi iklim yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti

Menanggapi situasi ini, dr. Michael Leksodimulyo, anggota Komisi D DPRD Surabaya menekankan perlunya tindakan serius dan terpadu.

Ia menyatakan bahwa peningkatan kasus DBD bukan hanya tanggung jawab dinas Kesehatan, tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.​

"Jadi beberapa pekan atau bulan Maret-April angka demam berdarah meningkat. Bahkan beberapa RS dipenuhi pasen," jelasnya pada Minggu 13 April 2025.

Michael menjelaskan, nyamuk DBD bukan menyerang pada malam hari, tetapi pada pagi hari saat anak-anak sedang beraktivitas.

"Malah kebanyakan menyerang siang hari bahkan di tempat yang bersih," jelasnya.

Politisi PKS ini menambahkan, untuk menangani pasien DBD dari awal gejala harus ditangani dengan baik.

Selain itu, pihaknya juga mengakui jika masih ada  beberapa RS swasta yang menolak karena ketentuan persyaratan yang tidak terpenuhi. Karena itu, pihaknya menyarankan pasien dirawat di RS milik pemerintah.

"Ada beberapa RS swasta yang menolak dengan persyaratan panas harus 40 sementara 38,5 saja sudah menggigil. Agar tidak berdebat saya masukkan ke RS pemerintah. Selama ini yang mau menerima dengan penjelasan cukup itu dr. Soewandi. Pasien DB sekarang juga banyak yang dirawat," terang Michael.

Michael mengimbau dokter untuk melakukan perawatan lanjutan meskipun jumlah trombosit di ambang batas suspect.

Sebab saat pasien diminta pulang dan memperbanyak minum, dikhawatirkan pasien akan menurun kondisinya saat dirawat di rumah

Michael menegaskan masyarakat agar cepat melaporkan kondisinya ke Puskesmas terdekat jika menemui gejala panas, dehidrasi, mual dan tak ragu melakukan pemeriksaan trombosit.

"Sehingga orang itu untuk menggerakan kakinya lemas, harus segera lapor Puskesmas untuk pemerikssaan trombosit, itu kita harus ingatkan. Kalau 150 ribu kebawah itu menyangkut nyawa. Saya mengimbau masyarakat waspada karena kasusnya makin lama makin naik," pungkasnya. (*)

Baca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem Digitalisasi
Baca Juga:
Dari Pebisnis ke Politisi, Kepercayaan Mengantar Asmualik ke DPRD Kota Malang
Baca Sebelumnya

Tanggul Terancam Jebol, DPRD Lumajang Koordinasi dengan PUSDA Jatim

Baca Selanjutnya

Wali Kota Surabaya Perketat Perbatasan, Tangani Maraknya Curanmor

Tags:

DPRD Surabaya DBD Surabaya Michael Leksodimulyo Komisi D wabah kasus DBD Surabaya t

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar