DPRD Surabaya Tekankan Pengawasan Ketat Pelaksanaan Pasar Murah Ramadan

Jurnalis: Muhammad Dzikrullah Akbar
Editor: Fiqih Arfani

4 Mar 2026 14:58

Thumbnail DPRD Surabaya Tekankan Pengawasan Ketat Pelaksanaan Pasar Murah Ramadan
Salah seorang pedagang Pasar Tambah Rejo saat melayani pelanggan beberapa waktu lalu. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan program pasar murah selama Ramadan.

Ini disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono yang sekaligus mengingatkan agar program tersebut benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat menengah ke bawah.

Menurut dia, hal ini sebagai respons atas langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang menyiapkan 93 titik pasar murah yang tersebar di 31 kecamatan. Program ini digelar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pasar murah, kata dia, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah kota dalam menjamin pemerataan kebutuhan pokok masyarakat. Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaannya tidak hanya berfokus pada menghabiskan stok tanpa adanya pengawasan yang jelas.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

“Pengawasannya harus benar-benar diperketat, terutama soal antrean. Jangan sampai satu orang bisa mengantre lebih dari satu kali atau terjadi praktik titip beli. Kalau hanya stoknya habis tetapi tidak dikontrol siapa yang membeli, itu bisa tidak tepat sasaran,” ujar anggota dewan yang akrab disapa Buleks tersebut pada Rabu, 4 Maret, 2026.

Ia juga menyoroti jenis komoditas yang dijual dalam pasar murah. Menurut Buleks, kebutuhan pokok seperti beras harus dipastikan dijual dengan harga yang benar-benar terjangkau. Jika yang dijual adalah beras premium dengan harga relatif tinggi, program tersebut dikhawatirkan menyimpang dari tujuan awal.

“Kalau berasnya premium dan harganya mahal, itu bukan pasar murah. Nanti justru warga yang mampu ikut membeli karena harganya lebih rendah dari pasaran. Akhirnya tidak tepat sasaran. Kalau memang pasar murah, ya harus benar-benar murah,” katanya.

Selain persoalan harga dan sasaran penerima manfaat, Buleks juga menilai keterlibatan pelaku UMKM dan toko ritel rumahan dalam pelaksanaan pasar murah dapat memberikan dampak positif. Ia mencontohkan, kegiatan serupa di masa lalu bisa dikemas dengan menggandeng pedagang sekitar melalui subsidi CSR atau program lainnya agar dampaknya dirasakan lebih luas.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Terkait keterlibatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang saat ini menjual produknya secara langsung, termasuk dari rumah potong hewan, Buleks menilai hal itu tidak menjadi masalah. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tetap melakukan pengendalian harga setelah Lebaran.

“Setelah Lebaran, kontrol harga harus benar-benar dilakukan oleh pemerintah kota dan OPD terkait, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, bagian perekonomian, BUMD, bahkan melibatkan LSM atau organisasi masyarakat yang peduli stabilitas harga pangan,” tegasnya.

Selain itu, Buleks juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kualitas dan takaran produk sembako yang dijual. Ia meminta agar timbangan beras maupun volume minyak goreng dipastikan sesuai ketentuan. Termasuk produk dari Bulog, harus dijaga kualitasnya agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Walaupun selisihnya kecil, tetap harus diawasi. Jangan sampai kemasan tidak sesuai takaran atau kualitasnya sudah lama,” tambahnya.

Meski demikian, Buleks tetap mengapresiasi program Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemkot Surabaya. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya dilihat dari ramainya pengunjung atau cepat habisnya stok barang, melainkan dari ketepatan sasaran dan kuatnya pengawasan di lapangan.

“Ramadan dan Lebaran ini momentum yang baik. Tapi pengawasan harus maksimal, agar semua benar-benar adil, merata, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Menyelami Ketenangan Irama Retro, Alasan Musik Nostalgia Sukses Mencuri Hati Gen Z di Tengah Kebisingan Modern

Baca Selanjutnya

Jelang Idulfitri, Pemkot Batu Siapkan 3.000 Voucher Sembako di Pasar Among Tani

Tags:

ramadan pasar DPRD surabaya lebaran

Berita lainnya oleh Muhammad Dzikrullah Akbar

Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

14 April 2026 11:24

Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Cristiano Ronaldo Terus Tambah Koleksi Gol, Kini Dekati Rekor 1.000 Gol Karier

14 April 2026 04:15

Cristiano Ronaldo Terus Tambah Koleksi Gol, Kini Dekati Rekor 1.000 Gol Karier

Berani Jatuh Cinta Meski Berisiko? Ini Cerita di Balik Film Five Feet Apart

14 April 2026 02:10

Berani Jatuh Cinta Meski Berisiko? Ini Cerita di Balik Film Five Feet Apart

Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

13 April 2026 22:52

Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

Tim Command Center 112 Surabaya Evakuasi Jenazah di Taman Bungkul

13 April 2026 14:01

Tim Command Center 112 Surabaya Evakuasi Jenazah di Taman Bungkul

Tim Call 112 Surabaya Gerak Cepat Tangani Mobil Terperosok di Jemursari

12 April 2026 16:02

Tim Call 112 Surabaya Gerak Cepat Tangani Mobil Terperosok di Jemursari

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar