DPRD Surabaya Panggil Seluruh Kepala Puskesmas Buntut Masalah Layanan 24 Jam

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

28 Feb 2025 19:30

Thumbnail DPRD Surabaya Panggil Seluruh Kepala Puskesmas Buntut Masalah Layanan 24 Jam
Komisi D DPRD Kota Surabaya memanggil Kepala Puskesmas se-Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – DPRD Kota Surabaya memanggil seluruh kepala Puskesmas di seluruh Kota Pahlawan untuk mengevaluasi sistem layanan kesehatan 24 jam.

Komisi D DPRD Surabaya sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa Puskesmas dan menemukan sejumlah masalah, mulai dari puskesmas yang tidak benar-benar buka 24 jam, minimnya tenaga medis, hingga fasilitas yang kurang memadai.

Anggota Komisi D, Imam Syafi’i, mengungkapkan bahwa saat sidak di Puskesmas Sidotopo Wetan, timnya menemukan tenaga medis yang terbatas hingga sopir ambulans merangkap sebagai petugas penerima pasien. 

Bahkan, ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dinilai kurang standar, dengan tabung oksigen terbuka dan tidak adanya masker oksigen.

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Imam mengungkapkan di Puskesmas Peneleh, tim sidak mendapati pintu pagar terkunci rapat hingga harus mengetuk berkali-kali sebelum akhirnya dibuka. 

 

Foto Anggota Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi'i. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Anggota Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi'i. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

 

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Kondisi serupa terjadi di Puskesmas Ketabang yang terletak di pusat pemerintahan Surabaya. Meski gedungnya baru direnovasi dan terlihat megah, pagarnya tertutup dan dokter jaga tidak ada di tempat.

“Kalau memang niat buka 24 jam, kenapa pintu harus digembok? Dan kalau 24 jam, harusnya ada dokter standby, bukan hanya on call,” tegas Imam pada Kamis 27 Februari 2025.

Menurutnya, temuan ini membuktikan bahwa layanan 24 jam di puskesmas masih jauh dari ideal. Ia meminta Dinkes lebih transparan terkait kesiapan mereka.

“Kalau memang belum siap, jangan hanya pencitraan. Jika butuh tambahan tenaga medis atau obat, ya harus disampaikan, bukan malah memberi kesan seolah semuanya sudah berjalan baik,” paparnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinkes Jember, Nanik menyebut pihaknya akan melakukan penghitungan ulang terkait kebutuhan SDM untuk memastikan layanan bisa berjalan lebih maksimal.

 

Foto Kepala Dinas Kesehatan Nanik Sukristina. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Kepala Dinas Kesehatan Nanik Sukristina. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

 

“Kami akan cek kembali berapa jumlah tenaga yang benar-benar dibutuhkan. Dari hasil evaluasi ini, kami akan lakukan perbaikan agar pelayanan puskesmas benar-benar bisa melayani masyarakat 24 jam tanpa kendala,” jelasnya.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi internal untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kami akan evaluasi diri juga, nanti kami lakukan secara khusus dengan tim. Harapannya, masukan-masukan ini bisa memberikan dampak perbaikan sehingga pelayanan ke masyarakat benar-benar optimal,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

5 Alasan Bukber di Ketik Kafe dan Literasi, Cobain Yuk

Baca Selanjutnya

Sidak TPID Kota Batu Temukan Harga Pokok Stabil

Tags:

DPRD Kota Surabaya Puskesmas Puskesmas 24 jam layanan kesahatan surabaya Komisi D Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi'i

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar