KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menginisiasi terbentuknya "Sekolah sampah" sebagai upaya mewujudkan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

“Apalagi pengelolaan sampah masih menjadi tantangan berat bagi kota-kota di Indonesia, termasuk Surabaya,” ujar Ketua Komisi DPRD Surabaya C Eri Irawan pada Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, di Surabaya setiap harinya terdapat sekitar 1.800 ton timbulan sampah, hampir 60 persen di antaranya sampah organik, termasuk limbah dapur dan sisa makanan yang berpotensi menghasilkan gas metana yang memperparah krisis iklim bila tak diolah secara optimal di tempat pembuangan akhir.

"Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Kebiasaan memilah sampah rumah tangga menjadi langkah awal yang sangat penting untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA),” katanya.

Melihat hal tersebut, legislator muda asal PDI Perjuangan tersebut menginisiasi program edukatif bertajuk "Sekolah Sampah" yang dihadirkan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan dimulai dari sumbernya.

Baca Juga:
Dua Jurnalisnya Ditangkap, Republika Kecam Keras Aksi Tentara Israel

Dijadwalkan, edisi perdana sekolah sampah digelar pada 23 Mei 2026, dan dilanjutkan ke edisi-edisi berikutnya setiap bulan.

Kapten Eri, sapaan akrabnya, juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut peserta mendapatkan materi mengenai edukasi perubahan perilaku dalam mengelola sampah, termasuk pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.

Langkah sederhana tersebut, lanjut dia, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan bagi masa depan bumi.

Selain itu, setiap peserta juga akan mendapatkan gratis komposter atau biopori untuk digunakan mengolah sampah organik di rumah atau lingkungannya masing-masing. (*)

Baca Juga:
Global Sumud Dicegat! Ratusan Aktivis, WNI dan 2 Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel