DPRD Kabupaten Bandung Dukung Penyertaan Modal BPR Kerta Raharja untuk Program Dana Bergulir

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

26 Sep 2025 20:52

Thumbnail DPRD Kabupaten Bandung Dukung Penyertaan Modal BPR Kerta Raharja untuk Program Dana Bergulir
Ketua DPRD Kab Bandung Renie Rahayu Fauzi saat Rapat Paripurna DPRD Kab Bandung tentang usulan pembentukan perda, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab Bandung, Selasa (23/9/25). (Foto:Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi mengatakan pimpinan DPRD mengapresiasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bandung ini berupa Pinjaman Dana Bergulir Tanpa Bunga Tanpa Jaminan dari Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kerta Raharja.

Karena itu pihaknya mendukung dua usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yaitu Raperda yang disampaikan Pemkab Bandung tentang penyertaan modal daerah kepada perusahaan perseroan daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kerta Raharja.

"Termasuk usulan raperda tentang penyertaan modal non permanen berupa pemberian pinjaman dana bergulir kepada masyarakat melalui BPR Kerta Raharja," imbuh Renie seusai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung tentang penyampaian nota pengantar Bupati Bandung terhadap usulan pembentukan perda, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Selasa 23 September 2025.

Renie menjelaskan dalam pengajuan raperda ini sebelumnya telah dilakukan pembahasan dan analisis oleh Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah). Baik analisa dari sisi kajian investasi, naskah skademik, draf raperda, sehingga layak untuk dibahas lebih lanjut, sesuai peraturan perundang-undangan. Menurutnya, setelah rapat paripurna ini pembahasan akan dilaksanakan oleh Badan Anggaran (Bangar).

Baca Juga:
Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

"Kami pimpinan DPRD mengapresiasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bandung ini. Namun tentunya  kami menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyertaan modal  maupun dana bergulir ke BPR Kertaraharja dan lembaga keuangan bank lainnya seperti Bank bjb," tutur Renie.

Pimpinan DPRD dari Fraksi PKB ini menegaskan, pemerintah harus memastikan penambahan modal ini dapat memperkuat operasional BPR, mendukung inklusi keuangan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Selain itu dapat  meningkatkan layanan keuangan bagi masyarakat lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Bandung," imbuh Renie.

Pemkab Bandung menyampaikan dua usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yaitu Raperda tentang penyertaan modal daerah kepada perusahaan perseroan daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kerta Raharja. Kedua, yaitu raperda tentang penyertaan modal non permanen berupa pemberian pinjaman dana bergulir kepada masyarakat melalui BPR Kerta Raharja.

Baca Juga:
Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Usulan disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung tentang penyampaian nota pengantar Bupati Bandung terhadap usulan pembentukan peraturan daerah di luar program pembentukan peraturan daerah tahun 2025, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Selasa 23 September 2025.

Wabup Bandung menjelaskan, raperda pertama yang diusulkan bertujuan untuk memperkuat permodalan BPR sebagai lembaga keuangan milik daerah.

"Dengan dukungan modal yang lebih kokoh, kami berharap BPR dapat memperluas layanan perbankan, meningkatkan akses kredit bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara lebih kompetitif dan profesional,” jelas wabup.

Sementara, pada Raperda Penyertaan Modal Non-Permanen dalam bentuk pinjaman dana bergulir melalui BPR Kerta Raharja. Ditujukan untuk memberikan alternatif pembiayaan yang mudah dan terjangkau, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM).

"Skema ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi ketergantungan pada rentenir atau bank emok, serta menciptakan lapangan kerja baru," kata Wabup Ali Syakieb.

Ali menyatakan kedua Raperda ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Bandung dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan visi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Baca Sebelumnya

DPRD Kabupaten Bandung Konsisten Awasi Kasus PT BDS

Baca Selanjutnya

Deltras FC Fokus Evaluasi Finishing Menjelang Lawan PSS

Tags:

dprd kab bandung dprdkabupaten bandung raperda perda penyertaan modal dana bergulir ketua dprd kab bandung renie rahayu fauzi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda