DPRD Jember Soroti Transparansi Pokja Beasiswa Pemkab, Duga Ada Mantan Timses

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

1 Jul 2025 21:04

Thumbnail DPRD Jember Soroti Transparansi Pokja Beasiswa Pemkab, Duga Ada Mantan Timses
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono (dua dari kanan) saat menjawab pertanyaan anggota Komisi D DPRD Jember. (Foto: Istimewa)

KETIK, JEMBER – Kelompok Kerja (Pokja) Seleksi Beasiswa yang dibentuk Pemkab Jember, menuai sorotan tajam. Komisi D DPRD Jember menduga pokja tersebut juga memasukkan sejumlah mantan tim sukses (timses) Pilkada.

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember pada Senin, 30 Juli 2025 kemarin.

Sejumlah anggota Komisi D DPRD Jember mempertanyakan transparansi dan netralitas proses seleksi penerima beasiswa yang anggarannya mencapai Rp40 miliar untuk 8.000 mahasiswa asal Jember.

"Kemarin kami mau tanya ini siapa saja yang menjadi Pokja seleksi beasiswa? Kami saja belum ada yang tahu," ujar anggota Komisi D dari Fraksi PKB, Mufid saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Selasa, 1 Juli 2025.

Baca Juga:
SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Kekhawatiran akan adanya intervensi politik juga disampaikan oleh anggota Komisi D lainnya, Ahmad Dhofir Syah. Ia menyoroti potensi penyalahgunaan kewenangan jika benar ada mantan tim sukses Bupati yang duduk di dalam Pokja.

"Pokja apakah menggunakan dasar SK Bupati? Kami mohon dibuka biar kalau terjadi apa-apa masyarakat bisa merespon. Apakah benar ada mantan tim pemenangan Bupati di Pokja itu? Kalau ada Timses bisa ada yang diistimewakan, memancing kecurigaan, dan mengurangi kredibilitas," ujar Dhofir yang berasal dari Fraksi PKS.

Komisi D pun meminta agar dokumen tersebut segera dibuka ke publik. Minimal, SK Bupati yang memuat nama-nama Pokja seleksi beasiswa bisa diunggah di situs resmi atau aplikasi pendaftaran.

"Kalau gak bisa sekarang, jangan lupa nanti dibuka SK Bupati tentang Pokja beasiswa dan segera diunggah ke website maupun aplikasi pendaftaran beasiswa," tandas Dhofir.

Baca Juga:
PKB Dukung Kinerja Positif Pemprov Jatim, Dinilai Berdampak pada Masyarakat

Hal senada juga ditegaskan oleh Sekretaris Komisi D, Indi Naidha. Politisi PDI Perjuangan itu menekankan seleksi harus berjalan dengan objektif dan transparan. Sebab, beasiswa bersumber dari uang rakyat di APBD yang pembahasannya turut disetujui DPRD.

"Bagaimana supaya tidak terjadi penyelewengan? Bila Pokja ada Timses potensi tidak netral seleksinya," kata Indi.

Dicecar dengan berbagai kritikan, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, belum bersedia mengungkap siapa saja yang tergabung dalam Pokja seleksi beasiswa. Ia hanya menyebut jumlahnya sebanyak 30 orang dan terdiri dari lintas instansi.

"Tim Pokja 30 orang. Pengarah Bupati, Penanggung Jawab Sekda, Ketua I saya sendiri, Wakil ketua dari dinas lain, anggota dari dinas terkait sesuai klasifikasi penerima beasiswa. Bahkan sampai ada Camat," ujar Hadi.

Hadi belum berkenan, membuka salinan SK Bupati yang mengatur susunan Pokja tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Kental Aroma Samba, Arema FC Kembali Rekrut 2 Pemain dari Brasil

Baca Selanjutnya

Literasi Rabuan, Bahas Layanan Kesehatan Hebat Masyarakat Situbondo Kuat

Tags:

Kepala Dinas Pendidikan Jember Hadi Mulyono Pokja Beasiswa Pemkab Jember DPRD Jember Indi Naidha PDIP Jember Ahmad Dhofir Syah PKS Mufid pkb

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar