KETIK, CILACAP – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, David Ishaq Aryadi, bersama Anggota DPR RI Novita Wijayanti dan Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno menggelar reses untuk menyerap aspirasi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) I.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 600 warga tersebut berlangsung di Rumah Aspirasi Novita Center, Jalan Rinjani, Cilacap, Rabu, 21 Oktober 2026.
Kegiatan reses anggota legislatif dari Partai Gerindra itu menjadi ajang pertemuan langsung antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menampung berbagai usulan yang nantinya akan disampaikan kepada pengelola anggaran.
David Ishaq Aryadi mengatakan, reses merupakan momentum bagi anggota dewan untuk bertemu konstituen sekaligus menyerap kebutuhan masyarakat agar dapat diperjuangkan dan direalisasikan.
"Hari ini acaranya reses, kebetulan saya DPRD Provinsi Jateng, Ibu Novita Wijayanti anggota Komis V DPR RI, dan Pak Suyatno selaku Wakil Ketua DPRD Cilacap menggelar reses, kita bersama-sama menemui masyarakat khususnya dapil satu," kata David.
Baca Juga:
DPRD Cilacap Suyatno Tinjau Rumah Warga yang Rusak Tertimpa Tembok Bekas Kebakaran Toko RitaIa menjelaskan, kolaborasi anggota legislatif tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten tersebut bertujuan menjangkau masyarakat secara langsung, termasuk pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting di wilayah Dapil Kota.
Menurut David, berbagai aspirasi yang disampaikan warga akan ditampung terlebih dahulu sebelum diusulkan kepada pihak pengelola anggaran.
"Kita bertemu langsung dengan masyarakat, aspirasinya ditampung dulu yang nantinya akan kita usulkan kepada pengelola anggaran. Hari ini kita bersama-sama meninjau pembangunan Shelter Tsunami atau bangunan tinggi yang dirancang khusus untuk evakuasi saat terjadi gempa dan tsunami," terangnya.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan peninjauan pembangunan shelter tsunami dan pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami.
Baca Juga:
Novita Wijayanti Gandeng BMKG, Gelar Sekolah Lapang Gempa dan Tsunami di CilacapDavid mengatakan, sekolah lapang tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman nelayan mengenai potensi bencana serta langkah yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi dan tsunami.
"Sekolah lapang tersebut tujuannya agar Nelayan memahami potensi bencana dan bertindak cepat dan tahu cara menghadapi gempa bumi dan tsunami," tutur legislator Fraksi Gerindra tersebut.
Di bidang ekonomi, David menyebut masyarakat juga membutuhkan dukungan berupa bantuan ternak kambing, ikan, maupun alat musik tradisional seperti gamelan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, David juga menanggapi penilaian terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran telah bekerja untuk kepentingan masyarakat.
"Presiden kami atau ketua umum kami partai Gerindra selalu bekerja untuk rakyat, dengan program-programnya yang langsung menyentuh masyarakat, di mana anak bangsa diberi makan bergizi gratis (MBG) untuk memenuhi gizi harian mereka, selain itu ada sekolah rakyat gratis untuk anak sekolah yang kurang mampu dan putus sekolah," pungkas David.
Ia menilai pelaksanaan program pemerintah membutuhkan proses sehingga hasilnya tidak bisa langsung terlihat secara signifikan hanya dalam satu atau dua tahun.
"Kami percaya bahwa Pak Prabowo betul-betul hidupnya sudah di hibahkan untuk rakyat Indonesia," ucapnya.
David juga mengimbau masyarakat dan kader Partai Gerindra agar tidak mudah terpancing informasi bohong atau hoaks yang dinilai dapat menyesatkan masyarakat dan memicu kebencian terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.(*)