KETIK, BLITAR – Kemerdekaan Indonesia tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Semangat 17 Agustus harus diterjemahkan menjadi kebijakan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Jumat 14 Agustus 2026.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi, didampingi Wakil Ketua I M. Rifa’i, Wakil Ketua II Hj. Ratna Dewi Nirwana Sari, dan Wakil Ketua III Hj. Susi Narulita Kumala Dewi.

Bupati Blitar Rijanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, jajaran Forkopimda, forkopimcam, pimpinan OPD, anggota DPRD hingga tamu undangan turut mengikuti agenda tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengatakan, momentum HUT ke-81 RI harus menjadi ruang untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan membawa tanggung jawab besar bagi generasi saat ini.

Baca Juga:
Prabowo Yakin Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Tercapai di Akhir 2026

“Setiap tanggal 17 Agustus menjadi momentum yang tepat untuk membangkitkan semangat dan membangun komitmen dalam mengisi kemerdekaan,” ujar Supriadi.

Menurutnya, kemerdekaan merupakan anugerah yang harus dijaga sekaligus diisi melalui kerja nyata untuk menghadirkan kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera dan berkeadilan.

Supriadi menilai tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, memiliki pesan yang kuat bagi arah pembangunan bangsa, termasuk di daerah.

Kedaulatan, kata dia, bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menjaga keutuhan negara, tetapi juga keberanian menentukan arah pembangunan berdasarkan kepentingan nasional.

Baca Juga:
Tanamkan Semangat Gotong Royong dan Jogo Tulungagung, Lurah Kepatihan Gelorakan Final Bola Voli Antar RT

Sementara keadilan harus diwujudkan dengan memastikan setiap masyarakat memperoleh hak, kesempatan, serta manfaat pembangunan secara merata.

Sedangkan kemakmuran menjadi tujuan akhir pembangunan, yakni menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Marilah kita terus meningkatkan kualitas pembangunan serta memperkokoh semangat gotong royong dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” katanya.

Ia menegaskan, pesan dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI juga harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan fungsi pemerintahan serta pembangunan.

Supriadi menyebut Pemerintah Kabupaten Blitar bersama DPRD terus berupaya menyusun program dan kebijakan melalui APBD yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, mendorong pembangunan daerah, sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Bagi DPRD Kabupaten Blitar, lanjut Supriadi, kemerdekaan bukan sekadar tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga memastikan cita-cita para pendiri bangsa tetap hidup dalam kebijakan hari ini.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia,” tutupnya.