Dosen Psikolog UINSA Ungkap Beberapa Faktor Penyebab Remaja Lakukan Bunuh Diri

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

20 Okt 2023 20:49

Thumbnail Dosen Psikolog UINSA Ungkap Beberapa Faktor Penyebab Remaja Lakukan Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri. (Foto: Pixabay)

KETIK, SURABAYA – Media sosial sedang ramai dengan adanya beberapa remaja yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Beberapa faktor pemicu seseorang mengakhiri hidupnya yaitu dari faktor internal dan eksternal. 

Dosen Bimbingan Konseling dan Psikologi UINSA Dra. Mierrina, SPsi mengungkapkan beberapa faktor ini sangat mempengaruhi seseorang untuk melakukan bunuh diri. 

"Yang mendorong seseorang ingin mengakhiri hidupnya, secara umum dikarenakan adanya pikiran pada diri seseorang bahwa dirinya berada dalam situasi terjepit, tidak nyaman, tidak memahami makna hidup. Bahkan ada yang tanpa mengetahui alasan logis mengapa ia memiliki keinginan bunuh diri," paparnya pada Ketik Media, Jumat (20/10/2023). 

Menurut Mierrina, faktor seseorang mengakhiri hidupnya dibedakan menjadi 2 faktor penyebab, yaitu internal dan eksternal. 

Baca Juga:
Kasus Bunuh Diri di Malang Kembali Marak, Psikolog Beber Faktor Internal dan Eksternal

Foto Dosen Bimbingan Konseling dan Psikologi Uinsa Dra. Mierrina, SPsi. (Foto: dok. Pribadi)Dosen Bimbingan Konseling dan Psikologi Uinsa Dra. Mierrina, SPsi. (Foto: dok. Pribadi)

"Faktor internal biasanya adanya luka masa lalu atau masa kecil yang tidak terselesaikan. Kemudian membuat diri individu berpikir bahwa melakukan bunuh diri adalah penyelesaian terbaik untuk lepas dari lukanya itu," ujarnya. 

Ditambahkan Mierrina, faktor eksternal, biasanya disebabkan adanya tekanan dari luar dirinya, yang membuat mereka putus asa dan berpikir bahwa dengan bunuh diri akan lepas dari himpitan yang ada. 

"Misalnya karena terbelit utang dikejar debt collector, sakit yang berkepanjangan tidak kunjung ada kesembuhan, ketidakmampuan untuk memenuhi harapan yang dibebankan pada dirinya, tidak adanya dukungan dari yang diharapkan," paparnya. 

Baca Juga:
Bunuh Diri, Kemiskinan Ekstrim dan Masyarakat yang Tak Bahagia!

Selain itu, pemicu bisa terpengaruh karena adanya media sosial yang mendukung agar remaja mengakhiri hidupnya. Dan seseorang tersebut merasa kesepian dan mendapatkan teman semu di media sosial. 

"Ini juga bisa jadi pemicu, di saat individu merasa lonliness karena orang di sekitarnya tidak peduli dirinya, maka dia lari ke media sosial," paparnya. 

"Nah di media sosial ini kemungkinan mendapatkan "teman semu" yang seolah mendukung namun justru meracuni dan menguatkan ide bunuh dirinya. Atau juga informasi yang menyesatkan tentang ide bunuh diri," imbuh Psikolog RS Siloam ini. 

Pencegahan orang-orang di sekitar sangat penting agar remaja tak menghabisi hidupnya yang berharga. Pentingnya peran orang tua untuk merangkul buah hati agar tidak merasa sendiri di dunia ini. 

"Secara personal kita sebagai individu sebaiknya memiliki kepedulian kepada orang-orang di sekeliling kita dalam konteks keluarga melestarikan kembali komunikasi dan kehangatan dalam keluarga," ujar dosen Uinsa ini. 

Menurutnya, saat ini sudah mulai hilang dengan padatnya kesibukan dan hanya mengandalkan smartphone dalam membangun komunikasi 

"Mungkin perlu dilakukan gerakan no smartphone di jam berkumpulnya keluarga," jelasnya. 

Menurutnya solusi terbaik untuk mencegah terjadinya remaja  bunuh diri adalah hubungan dengan orang tuanya, dan sangat efektifnya orang tua mengawasi media sosial anak. 

"Sangat penting, karena dari sinilah orang tua mengetahui interest anak pada hal apa, anak lebih banyak mengakses apa, komunikasi dalam pertemanan media sosialnya seperti apa dan lain-lain," ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Menteri ATR/BPN Bagi Sertifikat Tanah di Sidoarjo secara Door to Door

Baca Selanjutnya

GP Ansor Pacet Cianjur Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HSN 2023

Tags:

bunuh diri remaja bunuh diri Dosen Psikolog Dra. Mierrina SPsi faktor bunuh diri mengakhiri hidup keinginan bunuh diri

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H