KETIK, ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, membuka Festival Jajanan Kuliner dan Produk Lokal Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Terminal Madya Kisaran, Kabupaten Asahan, Senin, 26 Oktober 2026.
Festival yang berlangsung hingga 31 Oktober 2026 ini diikuti para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Asahan sebagai upaya memperkenalkan produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pelaksana tugas ( Plt) Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagin ) Kabupaten Asahan, Khalid Armansyah Lubis menyampaikan festival ini merupakan kegiatan perdana di Provinsi Sumatera Utara dengan konsep luar ruang (outdoor).
“Kegiatan tersebut menjadi semangat bagi kami, diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan berbagai kegiatan serupa yang memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha dan memasarkan produk mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, festival dibuka setiap hari mulai pukul 16.00 WIB. Tidak hanya menyuguhkan aneka jajanan kuliner dan produk lokal, kegiatan ini juga diramaikan dengan hiburan mulai pukul 20.00 WIB.
Baca Juga:
Rianto Dampingi Wamenag RI dalam Konsolidasi Fahmi Ummi se-Sumatera Utara"Melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, panggung festival akan menampilkan beragam karya seni serta penampilan komunitas musik untuk menghibur masyarakat yang berkunjung," kata Khalid.
Khalid Armansyah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang, termasuk melalui kolaborasi dengan Korpri Kabupaten Asahan maupun dengan pihak lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto mengapresiasi inisiatif dan inovatif kreatif yang dilakukan melalui penyelenggaraan festival tersebut.
Rianto menyebutkan, atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, Rianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendorong kemajuan UMKM di Kabupaten Asahan.
Baca Juga:
Ekspor Perdana 40 Ton Terasi Asahan ke Thailand, Menko Pangan Apresiasi UMKM Kabupaten AsahanMenurut Rianto, festival ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas pengenalan produk lokal, baik di Kabupaten Asahan maupun di luar daerah. Rianto juga menyambut baik keterlibatan generasi muda yang turut serta membuka gerai UMKM. Hal tersebut menunjukkan tumbuhnya semangat berwirausaha dan kreativitas generasi muda dalam menciptakan peluang usaha.
“Menjalankan usaha tidak cukup hanya dengan kemauan dan keyakinan, tetapi harus disertai kerja keras dan konsistensi. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Rianto berharap festival tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, dicontohkannya pagelaran seni budaya yang sebelumnya berlangsung selama 14 hari dan turut mendorong perputaran perekonomian di Kabupaten Asahan.
Melalui Festival Jajanan Kuliner dan Produk Lokal Kabupaten Asahan Tahun 2026, diharapkan produk-produk lokal semakin dikenal luas, usaha masyarakat semakin maju, serta UMKM mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan.(*)