Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, Menko Zulhas Apresiasi GP Ansor Bentuk 22.800 Peternakan Ayam

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

17 Okt 2025 19:02

Thumbnail Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, Menko Zulhas Apresiasi GP Ansor Bentuk 22.800 Peternakan Ayam
Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna saat launching Gerakan Ekonomi Rakyat PP GP Ansor di Dome Bale Rame, Soreang, Jumat (17/10/25). (Foto:Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi dua sosok penting dalam acara launching Gerakan Ekonomi Rakyat yang digagas Pengurus Pusat GP Ansor di Dome Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat 17 Oktober 2025. 

Kedua sosok penting itu adalah Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin. Keduanya dinilai memiliki komitmen dan inisiatif luar biasa dalam menyukseskan program strategis nasional terutama dalam program ketahanan pangan. 

"Kalau (pemimpin) Indonesia seperti Bupati Bandung dan juga sahabat Ketum Ansor ini, maka masa depan Indonesia cerah luar biasa. Indonesia akan maju," ujar Menko Pangan. 

Menko yang akrab disapa Bang Zulhas itu menilai Bupati Bandung Kang DS mampu menerjemahkan dengan baik dan melaksanakan secara all out Asta Cita dan berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Terbukti berbagai program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat berjalan dengan baik di Kabupaten Bandung. Bahkan implementasi program MBG di Kabupaten Bandung sukses menjadi percontohan nasional. 

"Kebijakan yang lahir di jaman Presiden Prabowo ini adalah kebijakan baru, besar dan berdampak luas. Kita harus memahami background-nya dulu, baru kita bisa berjuang all out seperti Pak Bupati," jelas Zulhas. 

Menurutnya Presiden ingin mengembalikan Indonesia menjadi Macan Asia. "Ingin meluruskan kembali ke ekonomi Pancasila. Ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, negara harus kuat. Maka lahirlah Danantara," tuturnya. 

Tak hanya itu, ia mengaku gembira melihat berbagai gebrakan yang dilakukan GP Ansor, sebuah organisasi kepemudaan Nahdhatul Ulama (NU). Terlebih menurutnya Ansor mampu bersinergi dengan pemerintah melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. 

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

"Saya bahagia sekali. Saya lihat Ansor maju sekali dengan konsep ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan. Itulah yang diinginkan Pak Presiden yakni pemberdayaan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Ini bukan basa basi," ungkap Menko Zulhas. 

Konsep GP Ansor yang akan membangun 22.800 peternakan terpadu di seluruh Indonesia, diapresiasi betul oleh Zulhas. Menurutnya, GP Ansor mampu membaca peluang seiring berjalannya berbagai program strategis nasional. 

"Tahun depan akan ada 82 juta penerima manfaat Program MBG. Sudah betul ini, GP Ansor membangun peternakan. Ini gerakan ekonomi rakyat. Kalau kita bisa bersinergi bersama, insya Allah masa depan Indonesia terang benderang" ungkap Zulhas. 

"Ke depan kita harus swasembada pangan. Ini bukan hanya soal kedaulatan, tapi soal masa depan kita. Kita butuh pemuda-pemuda yang aktif dan kreatif seperti Ansor," imbuh Menko. 

Dengan komitmen tinggi, para kepala daerah seperti Kang DS dan para pemuda Ansor, Menko Zulhas optimistis target pemerintah Prabowo yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun akan terwujud. 

"Sebab ekonomi bukan cuma angka-angka. Tapi ini kehormatan dan martabat kita. Indonesia akan menjadi Macan Asia kembali. Kita akan menjadi negara maju," ungkapnya. 

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan Pemkab Bandung siap  bersinergi dan mendukung program GP Ansor membentuk Kampung Peternakan Terpadu  dengan menyediakan lahan seluas 4 hektare. 

"Silakan nanti lahan 4 hektare yang kami sediakan bisa dimanfaatkan oleh GP Ansor. Dengan adanya kolaborasi dengan GP Ansor ini, tentu kebutuhan protein dan pangan di Kabupaten Bandung akan lebih stabil," ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung. 

Ketua Umum Pengurus Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin mengatakan melalui program Gerakan Ekonomi Rakyat, GP Ansor secara nyata telah berkontribusi dalam dua hal utama termasuk dalam merealisasikan target pertumbuhan ekonomi 8 persen. 

"Pertama, Ansor ingin berkontribusi menciptakan lapangan kerja. Kedua, Ansor berkontribusi pada pemenuhan nutrisi dan gizi nasional. Ini sumbangsih GP Ansor pada pembangunan ekonomi nasional," jelas Addin. 

Addin menyebut dengan berbagai gebrakan yang dilakukan GP Ansor seperti pembangunan Kampung Perternakan Terpadu di 22.800 desa se-Indonesia. Ia berharap ke depan ekonomi Indonesia akan tumbuh semakin pesat. 

Addin pun menegaskan 22.800 peternakan terpadu yang akan dibangun oleh GP Ansor diharapkan dapat menjadi pilar bagi keberlangsungan ekosistem MBG dan Koperasi Merah Putih di desa-desa. 

"Kami menargetkan 1 desa 1 peternakan dengan masing-masing minimal 10 ribu ekor ayam. Semuanya dilakukan secara gotong royong. Kami melangkah dengan keyakinan dan keberanian. Dengan begini ekonomi akan tumbuh dari bawah," tandas Addin. (*)

Baca Sebelumnya

Menteri PKP Ajak Wartawan Kota Malang Manfaatkan Subsidi Perumahan

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah dan 3 Menteri Bertekad Wujudkan Rumah Layak Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Tags:

enko pangan Zulhas Zulkifli Hasan pangan ketahanan pangan BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds Ansor GP Ansor

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar