DKPP RI Terima 8.000 Aduan, 709 di Antaranya Berujung Pemberhentian

Jurnalis: Tunjung Mulyono
Editor: Mustopa

10 Nov 2023 00:54

Thumbnail DKPP RI Terima 8.000 Aduan, 709 di Antaranya Berujung Pemberhentian
Presiden RI Joko Widodo saat memberikan sambutan di acara Rakernas Penyelenggara Pemilu di hotel Grand Sahid Jakarta Kamis (9/11/2023)/Foto:KPU Kabupaten Probolinggo

KETIK, JAKARTA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (RI) telah menerima sebanyak 8.000 lebih aduan pelanggaran kode etik dari penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu). Bahkan 709 aduan di antaranya berujung pada sanksi pemberhentian tetap. 

Ketua DKPP RI Edy Lugito mengungkapkan, dalam kurun waktu tahun 2023, ada sebanyak 289 laporan aduan masyarakat yang masuk ke DKPP. Dimana total penyelenggara Pemilu yang menjadi teradu berjumlah sebanyak 431 oknum.

"Ada 10 oknum di antaranya dijatuhkan sanksi berupa pemberhentian tetap dan 235 lainnya direhabilitasi," ungkapnya dalam acara Rakornas Penyelenggara Pemilu yang digelar di hotel Grand Sahid Jakarta 7-9 November 2023.

Banyaknya aduan ke DKPP RI tersebut menunjukkan betapa dinamika yang luar biasa telah terjadi di dalam tubuh penyelenggara pemilu. Di mana setiap keputusan yang diambil membutuhkan waktu dan tenaga yang tak sedikit.

Baca Juga:
Persiapan Ramadan, Pemkot Surabaya Gelar Gerakan Pasar Murah

Utamanya karena setiap keputusan yang diambil oleh DKPP akan sangat berdampak pada suksesnya penyelenggaraan Pemilu. "Oleh karena itu layak bila anggaran DKPP ditambah 200 persen" sebutnya. 

Bahkan, kata Edy mulai tahun depan DKPP RI akan memiliki kantor sendiri. Letaknya tidak menjadi satu dengan kantor Bawaslu RI seperti saat ini. "Tahun depan kami sudah punya kantor sendiri," katanya. 

Sementara Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang turut hadir dalam acara Rakornas itu menegaskan pentingnya tugas dan fungsi DKPP.

"DKPP harus berani tegas dan mengontrol. Kalau ada yg salah ya harus tegas diluruskan," tegasnya. 

Baca Juga:
Pemkot Surabaya Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan 2026

Selanjutnya orang nomor satu di RI itu menyatakan, bahwa Pemilu harus demokratis

"Ada yang bilang Pemilu katanya bisa diintervensi dari mana-mana. Padahal di setiap TPS ada saksi dari mana-mana. Pemilu ini sangat terbuka bisa diawasi oleh siapa saja," tegasnya. 

Presiden Jokowi berpesan agar jangan sampai ada yang coba-coba untuk melakukan intervensi terhadap DKPP. Karena DKPP merupakan salah satu lembaga penyelenggara Pemilu yang tugasnya dalam menegakkan kode etik penyelenggara Pemilu, telah diatur dan dilindungi oleh undang-undang.

"Karena itu semua jajaran penyelenggara pemilu agar mempersiapkan segala sesuatunya dengan detil. Harus dicek diawasi dan turun langsung melihat di lapangan. Harus dicek dengan menggunakan teknologi terkini. Lakukan dengan maksimal apalagi anggarannya sudah meningkat 200 persen," ujarnya. 

Terakhir Presiden RI ke- 7 itu bercerita terkait acara makan siangnya bersama dengan sejumlah Calon Presiden (Capres) yang kelak akan menggantikannya.

Acara makan siang bersama itu bertujuan untuk mengajak ketiganya untuk tetap mengedepankan tali silaturahmi. "Saling bersaing dan berkompetisi silakan, dan perbedaan politik itu merupakan hal biasa dan wajar. Namun tali silaturahmi tetap harus jalan. Jangan sampai yang di atas makan bersama tapi di bawah malah saling bersitegang. Ini pesta demokrasi, harusnya rakyat bersukacita. Bukan justru resah dan sedih," katanya. 

Tak lupa, Presiden Jokowi yang akan segera purna tugas berpesan kepada seluruh penyelenggara Pemilu agar tetap menjaga integritas sehingga akan menghasilkan Pemilu dan pemimpin yang berkualitas.

"Jadikan pemilu ini sebagai sarana integrasi bangsa. Sehingga kelak akan muncul gagasan yang baik demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia kita tercinta ini," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Cara Menyimpan Kutek Agar Tahan Lama

Baca Selanjutnya

"Bung Tomo Hanyalah Anak Kampung Surabaya"

Tags:

DKPP KPU pemilu2024

Berita lainnya oleh Tunjung Mulyono

PCNU Kota Kraksaan Sertakan 13 Doktor di Kepengurusannya

4 Oktober 2025 17:27

PCNU Kota Kraksaan Sertakan 13 Doktor di Kepengurusannya

Atlet Kick Boxing Kabupaten Probolinggo Sabet Emas di Porprov IX Jatim 2025

29 Juni 2025 08:06

Atlet Kick Boxing Kabupaten Probolinggo Sabet Emas di Porprov IX Jatim 2025

Cabor Khurash Kembali Sumbang Medali Emas  Untuk Kabupaten Probolinggo

28 Juni 2025 19:30

Cabor Khurash Kembali Sumbang Medali Emas Untuk Kabupaten Probolinggo

Pemkab Probolinggo Gerojok Atlet dan Pelatih Peraih Medali PON 2024 Bonus Ratusan Juta

17 Mei 2025 16:55

Pemkab Probolinggo Gerojok Atlet dan Pelatih Peraih Medali PON 2024 Bonus Ratusan Juta

Lebaran, Sat Pamobvit Polres Probolinggo Gelar Patroli Wisata

2 April 2025 18:30

Lebaran, Sat Pamobvit Polres Probolinggo Gelar Patroli Wisata

The Bentar Beach Siap Manjakan Wisatawan di Libur Lebaran

30 Maret 2025 09:45

The Bentar Beach Siap Manjakan Wisatawan di Libur Lebaran

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H