KETIK, MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memberikan imbauan agar mahasiswa baru (maba) tidak membawa kendaraan pribadi selama proses perkuliahan. Hal tersebut agar kepadatan arus lalu lintas di Kota Malang tidak semakin parah.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan hal tersebut masih bersifat imbauan, belum sampai pada aturan tertulis. Mengingat banyak mahasiswa yang berasal dari luar Kota Malang memilih membawa kendaraan pribadi.
Kendati demikian, Jaya menyebut bahwa aturan agar maba tidak membawa kendaraan pribadi sangat mungkin diterapkan.
"Ya inilah yang sifatnya sangat mungkin, tetapi sifatnya imbauan ya," ujarnya, Rabu 12 Agustus 2026.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Malang juga terus berupaya memperbaiki transportasi publik. Salah satu upaya yang telah dilakukan mulai dari mendukung operasional Trans Jatim Koridor Malang Raya.
Baca Juga:
Orang Tua Siswa SMPN 18 Malang Laporkan Eks Kepsek ke Polisi, Wali Kota Fokus Trauma Healing"Tentu kami juga harus memperbaiki transportasi publik. Makanya di tahun ini kan kita juga pemerintah daerah, ada kebijakan-kebijakan di antaranya kita menyediakan yang secara riil ada Trans Jatim," lanjutnya.
Tak hanya itu, dukungan terhadap operasional Trans Jatim juga dilanjutkan dengan proses penyediaan feeder. Termasuk dengan program angkutan pelajar gratis yang kini terus bersiap untuk diluncurkan.
"Kita ini juga sesegera mungkin ada namanya angkutan pelajar. Kemudian sebentar lagi ada feeder, begitu ya," tuturnya.
Jaya menekankan upaya tersebut dilakukan dalam rangka perbaikan transportasi publik. Dengan demikian ke depan Pemkot Malang dapat melakukan pengaturan maupun imbauan agar masyarakat meminimalisasi penggunaan kendaraan pribadi.
Baca Juga:
Polda Jatim Turun Tangan Usut Kasus Kekerasan SMPN 18 Malang, Endus Potensi Korban Lain"Ini dalam rangka untuk memperbaiki transportasi publik yang ada di Kota Malang. Sehingga sangat dimungkinkan kita lakukan pengaturan, pembatasan, imbauan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi sangat dimungkinkan bisa," pungkasnya. (*)