KETIK, JAKARTA – Bulan Juni memiliki makna istimewa dalam sejarah Indonesia. Selain menjadi bulan lahirnya Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, bulan ini juga menjadi bulan kelahiran sejumlah tokoh nasional yang memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa.
Setidaknya ada empat Presiden Republik Indonesia (RI) yang lahir pada bulan Juni. Karena itu, Juni kerap disebut sebagai bulan para pemimpin bangsa.
Empat Presiden RI yang Lahir di Bulan Juni
1. Soekarno (6 Juni 1901)
Presiden pertama Republik Indonesia sekaligus Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Ir. Soekarno lahir pada 6 Juni 1901.
Baca Juga:
Mengenal Ruhana Kudus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia yang Bergelar Pahlawan NasionalSosok yang dikenal sebagai Bung Karno tersebut memainkan peran sentral dalam perjuangan kemerdekaan dan perumusan dasar negara Indonesia. Ia menjabat sebagai presiden selama kurang lebih 22 tahun.
2. Soeharto (8 Juni 1921)
Presiden kedua RI H. Muhammad Soeharto juga lahir pada bulan Juni. Ia lahir hanya berselang dua hari dari tanggal lahir Soekarno. Jika Soekarno lahir pada 6 Juni 1901, Presiden kedua RI ini lahir pada 8 Juni 1921.
Dalam perjalanannya, Soeharto memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade dan menjadi presiden dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Indonesia modern.
Baca Juga:
Unitri Kembali Ajukan Ali Sastroamidjojo Menjadi Pahlawan Nasional3. Bacharuddin Jusuf Habibie (25 Juni 1936)
Tokoh teknologi dan penerbangan Indonesia ini lahir pada 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan. Habibie dikenal sebagai ilmuwan kelas dunia yang kemudian menjadi Presiden RI ketiga dan pelopor industri dirgantara nasional.
4. Joko Widodo (21 Juni 1961)
Presiden ketujuh RI, Joko Widodo atau Jokowi, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 21 Juni 1961.
Karier politiknya dimulai sebagai Wali Kota Surakarta, kemudian menjabat Gubernur DKI Jakarta sebelum akhirnya menjadi Presiden Republik Indonesia.
Tokoh Nasional Lain yang Lahir di Bulan Juni
Selain para presiden, sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang juga lahir pada bulan Juni. Mereka turut memberikan kontribusi penting dalam dunia politik, pendidikan, sosial, maupun kebudayaan Indonesia. Di antaranya:
1. K.H Abdul Wahid Hasyim (1Juni 1914)
Putra pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Hasyim Asy'ari ini lahir pada 1 Juni 1914 di Jombang, Jawa Timur.
Ia merupakan salah satu tokoh utama perumus Pancasila, sekaligus Menteri Agama ke-4 dan juga ayah dari Presiden ke-4 RI, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
2. Tan Malaka (2 Juni 1897)
Pahlawan Nasional, filsuf, dan tokoh pergerakan revolusioner Indonesia ini lahir pada 2 Juni 1897. Ia lahir di Nagari Pandam Gadang, Sumatera Barat.
3. Ahmad Yani (19 Juni 1922)
Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani lahir di Purworejo, Jawa Tengah, pada 19 Juni 1922. Ia adalah Panglima Angkatan Darat dan salah satu tokoh utama korban peristiwa Gerakan 30 September.
Atas jasanya, ia dianugerahi sebagai pahlawan revolusi melalui Keputusan Presiden dan pangkatnya dinaikkan secara anumerta menjadi Jenderal TNI. Ia meninggal pada 1 Oktober 1965 di Lubang Buaya, Jakarta.
Itulah beberapa tokoh nasional yang lahir di bulan Juni. Dengan lahirnya sejumlah tokoh penting bangsa pada bulan ini, Juni menjadi pengingat bahwa Indonesia telah melahirkan banyak pemimpin dan pemikir besar yang turut membentuk arah perjalanan negara hingga saat ini. (*)