Direktur Eksekutif Partai Demokrat Situbondo Tanggapi Kritik Wakil Ketua DPC

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Mustopa

7 Okt 2025 18:37

Thumbnail Direktur Eksekutif Partai Demokrat Situbondo Tanggapi Kritik Wakil Ketua DPC
Kantor DPC Demokrat Situbondo, Selasa 7 Oktober 2025 (Foto: Heru Hartanto/ketik)

KETIK, SITUBONDO – Konsolidasi internal Partai Demokrat Situbondo dinilai tidak berjalan maksimal selama Pemilu 2024. Hal ini berdampak langsung pada penurunan jumlah kursi legislatif serta kekalahan dalam kontestasi Pilkada Situbondo 2024 lalu.

Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Situbondo, Mukhlis, mengkritik lemahnya koordinasi antar pengurus partai dari tingkat kabupaten hingga akar rumput. Dia juga menyebut kurangnya soliditas internal partai menjadi penyebab utama kemunduran partai di Situbondo.

“Kita harus jujur, konsolidasi sejauh ini tidak berlangsung massif. Banyak hal yang tidak berjalan sesuai rencana,” ujar Mukhlis dihadapan sejumlah wartawan, Senin 6 Oktober 2025.

Untuk diketahui, pada Pemilu Legislatif tahun 2024, Partai Demokrat hanya mampu meraih tiga kursi di DPRD Situbondo. Jumlah ini turun drastis dibandingkan dengan perolehan lima kursi pada periode sebelumnya.

Baca Juga:
Putusan PTUN Surabaya Inkracht, Kuasa Hukum Bupati Situbondo Buka Suara

Mukhlis menyebut menurunnya perolehan kursi disebabkan lemahnya strategi pemenangan dan minimnya komunikasi politik dengan akar rumput sebagai faktor. Dia menilai kader partai tidak bergerak dalam satu komando.

“Kami kehilangan banyak suara, salah satunya karena tidak adanya gerakan bersama yang terkoordinasi. Masing-masing kader terlihat jalan sendiri-sendiri,” beber Mukhlis.

Situasi serupa, juga terjadi pada Pilkada Situbondo 2024. Calon kepala daerah yang diusung Demokrat kalah telak, meskipun membawa status petahana. “Saya menilai kekalahan ini akibat tidak solidnya mesin politik partai,” jelas Mukhlis.

Untuk itu, Mukhlis mendesak kepada seluruh pengurus DPC Demokrat Situbondo untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus di bawah kepemimpinan Janur Sasra Ananda.

Baca Juga:
Viral Video Ketua Partai di Brebes Nyatakan 'Perang Terbuka' ke Pemkab, Ancam Bikin Chaos

“Saya menekankan pentingnya restrukturisasi internal dan penguatan kaderisasi di tingkat desa sebagai langkah awal untuk membenahi kekuatan politik terutama menjelang Pemilu 2029,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Partai Demokrat Situbondo, Mohammad Mifta menyampaikan keprihatinannya terhadap hal tersebut.

“Apabila merasa memiliki partai, seharusnya dibicarakan secara internal tidak perlu dibicarakan melalui media,” tegas Tama, panggilan akrab Mohammad Mifta.

 Tama mengatakan, Partai Demokrat terbuka atas masukan dan saran dari simpatisan maupun kader Partai Demokrat Situbondo. “Apa yang disampaikan oleh Saudara Mukhlis, merupakan salah satu dinamika politik,” tutur Tama, Selasa, 7 Oktober 2025.

Dia menegaskan bahwa Partai Demokrat sudah melakukan evaluasi internal untuk memperbaiki kinerja serta memperkokoh konsolidasi hingga akar rumput.

"Kami juga tidak mau larut dengan berselisih paham itu. Karena saat ini DPC Partai Demokrat masih fokus melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat,” tegasnya.

Partai Demokrat Situbondo, imbuh Tama, saat ini sedang fokus menjalankan program sosial untuk membantu masyarakat dan rencana besok akan memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di wilayah Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

“Besok Partai Demokrat akan menyalurkan bantuan berupa ratusan sak semen. Saat ini, kami fokus pada kegiatan sosial kemasyarakatan yang di perintahkan oleh Mas AHY. Besok kami menyalurkan bantuan untuk korban gempa bumi di 7 titik wilayah Kecamatan Banyuputih,” pungkas Tama. (*)

Baca Sebelumnya

Datangi Polresta Malang Kota dengan Gaya Nyentrik, Yai Mim Bawa Dua Laporan Baru Soal Sahara

Baca Selanjutnya

SWI Nagan Raya Dilantik, Herry Budiman Ingatkan Wartawan Tidak Boleh Jadi Humas

Tags:

Ini Kata Mukhlis Wakil Ketua DPC Demokrat Situbondo Tama Itu Dinamika politik

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar