Dipenjara Karena Narkoba, Pemuda Ini Belajar Penipuan Jual Beli Online dari Dalam Bui

Jurnalis: Muhammad Faizin
Editor: Mustopa

21 Sep 2023 04:55

Thumbnail Dipenjara Karena Narkoba, Pemuda Ini Belajar Penipuan Jual Beli Online dari Dalam Bui
DSP (baju oranye), tersangka penipuan jual beli online dengan fake GPS. (Humas Polda Metro Jaya)

KETIK, JAKARTA – Belajar memang bisa dilakukan di mana saja. Pepatah ini nampaknya diresapi betul oleh pemuda berinisial DSP, tapi dengan jalan yang sesat. 

Beberapa tahun silam, DSP tersandung kasus narkoba dan dipenjara di salah satu lapas yang ada di Sumatera Selatan. 

Di dalam bui, sembari menyesali perbuatannya menyalahgunakan narkoba, DSP rupanya belajar ilmu baru. Yakni jual beli secara online. 

Dan setelah bebas dari hukuman penjara terkait kasus narkoba, DSP mencari rezeki dengan menggunakan keahliannya yang diperoleh selama di dalam bui. 

Baca Juga:
Satresnarkoba Polres Sampang Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Pulau, Sita 3 Kg Sabu

Sayangnya, keterampilan itu digunakan pelaku untuk melakukan penipuan jual beli mobil secara online. 

"Pelaku melakukan aksi tipu-tipu jual beli mobil online di media sosial. Dia memanfaatkan iklan mobil bekas untuk penipuan," ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi dalam keterangannya, Kamis (21/09/2023). 

Kepada polisi, tersangka DSP mengaku baru sekali melakukan aksi penipuan. Namun polisi tak langsung percaya pengakuan tersangka itu. 

"Pelaku mempostingnya di akun Facebook yang merupakan akun fiktif, akun Facebook ini didapatkan dari temannya, yang mana teman pelaku itu beli akun tersebut seharga Rp10.000," sambung Henrikus.

Baca Juga:
Puluhan Kilogram Narkotika Sabu-Ekstasi Dilebur di Mapolres Labuhanbatu

Dalam menjalankan aksinya, pelaku juga menggunakan aplikasi Fake GPS guna membuat seolah pelaku berada di lokasi terdekat dengan korbannya, yakni di Bekasi Barat. Padahal, sejatinya pelaku tengah berada di Palembang, Sumatera Selatan.

"Pelaku berpura-pura menjadi orang suruhan korban yang akan mengecek kendaraan, meng-capture foto WhatsApp orang suruhan itu dan memasangnya ke WhatsApp fiktif, menghubungi korban hingga meminta mentransfer uang," ungkap Henrikus. 

Polisi menyebut akan terus mengembangkan kasus ini. Mengingat sudah banyak korban penipuan jual beli melalui media sosial. Masyarakat juga diimbau untuk waspada dalam bertransaksi di dunia maya. 

Termasuk juga penggunaan aplikasi Fake GPS yang rawan digunakan untuk penipuan. Kemampuan penggunaan aplikasi itu membutuhkan skill khusus.

"Saya belajar dari dalam penjara," ujar DPS saat dihadirkan dalam jumpa pers dengan muka tertunduk lesu. (*)

Baca Sebelumnya

Semarak Pesta Rakyat Rutam Nuwus Kera Ngalam, Bakso Malang Diserbu

Baca Selanjutnya

Dari Pesta Rakyat, Diskopindag Kota Malang Bina Pelaku UMKM Bakso

Tags:

Penipuan jual beli online Fake GPS narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi Kasat Reskrim

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar