Dinkes Pacitan Percepat Penanggulangan TBC, Target Eliminasi 2030

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

24 Jul 2025 16:33

Thumbnail Dinkes Pacitan Percepat Penanggulangan TBC, Target Eliminasi 2030
Rakor Lintas Sektor Penanggulangan TBC di Pacitan, Kamis (24/7), digelar untuk memperkuat strategi percepatan eliminasi TBC dengan target 2030. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan terus mempercepat langkah penanggulangan Tuberkulosis (TBC).

Pemerintah pusat menargetkan eliminasi penyakit menular tersebut pada 2030.

Komitmen ini dinyatakan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penuntasan TBC yang digelar di Ruang Rapat Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis, 24 Juli 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menyebut bahwa upaya ini merupakan bagian dari program nasional pengendalian TBC yang terus dievaluasi secara rutin.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

“Dari pusat, ada komitmen evaluasi temuan TBC se-Indonesia setiap hari Selasa. Di Pacitan, kami juga berkomitmen untuk mempercepat penemuan kasus dengan target eliminasi nasional pada 2030, yaitu 65 kasus per 100.000 penduduk,” ungkapnya.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai strategi, mulai dari peningkatan deteksi kasus, optimalisasi pengobatan, hingga pelacakan kontak erat pasien.

“Arahnya bukan hanya penemuan, tapi juga memastikan pengobatan tuntas. Harapannya bisa dilakukan pengobatan 100 persen, termasuk terhadap kontak erat pasien,” imbuh dr. Daru.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, hingga saat ini telah ditemukan 298 kasus TBC di Kabupaten Pacitan

Baca Juga:
Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rapat juga menyoroti penanganan TBC Resistan Obat (TBC-RO) yang kini dapat ditangani langsung di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Menanggapi informasi yang beredar di media sosial terkait vaksin TBC dari luar negeri, dr. Daru menegaskan bahwa belum ada arahan resmi dari pemerintah pusat.

“Belum ada instruksi terkait vaksin TBC yang ramai di media sosial, khususnya dari Amerika. Jadi, belum ada langkah khusus mengenai itu,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap TBC dan tidak memberi stigma negatif pada penderitanya.

“TBC bukan penyakit kutukan, melainkan penyakit yang bisa diobati. Jika ada keluarga atau tetangga yang mengalami gejala, segera arahkan untuk periksa. Kontak erat pasien juga harus mau diperiksa agar pencegahan bisa dilakukan sejak awal,” tuturnya.

Rapat koordinasi ini turut mengundang Sekretaris Daerah, Bappeda, para camat, kepala puskesmas se-Kabupaten Pacitan, dan jajaran RSUD dr. Darsono. (*)

Baca Sebelumnya

Kota Malang Siapkan Manajemen Talenta, Pengisian Jabatan Tanpa Seleksi Terbuka Segera Diterapkan

Baca Selanjutnya

HKTI Jatim Bangkit! Pelantikan Serentak Ribuan Pengurus Jadi Momentum Emas Majukan Pertanian

Tags:

dinkes pacitan penanggulangan TBC Eliminasi TBC 2030 Rapat Koordinasi TBC TBC Pacitan dr Daru Mustikoaji RSUD dr Darsono Kasus TBC TBC RO Kesehatan Pacitan Deteksi Dini TBC Pengobatan TBC pencegahan TBC Pemerintah Pacitan Berita pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar