Dinilai Cacat Prosedur, Peserta Seleksi Perangkat Desa di Kabupaten Kediri Ingin CAT Diulang

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Mustopa

7 Jan 2024 11:40

Thumbnail Dinilai Cacat Prosedur, Peserta Seleksi Perangkat Desa di Kabupaten Kediri Ingin CAT Diulang
Suasana tes pengisian perangkat desa di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Rabu (27/12/2023) lalu. (dok. Isa/Ketik.co.id).

KETIK, KEDIRI – Seleksi perangkat desa di Kabupaten Kediri telah selesai dilaksanakan pada Rabu (27/12/2023) lalu. Namun, proses tersebut diwarnai dengan isu kecurangan tes Computer Assisted Test (CAT) dan jual beli.

Salah seorang peserta seleksi perangkat asal Desa Ngino, Kecamatan Plemahan, Laundry Ardiansyah, mengaku kecewa dan san tak puas atas hasil seleksi tersebut. Dia menyebut banyak kejanggalan yang mewarnai proses penerimaan perangkat yang di gelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul lalu. 

"Kejanggalan seperti tidak ketatnya pemeriksaan saat masuk ruang tes, kemudian panitia tidak membagikan kertas kosong untuk alat hitung, padahal di aturan ada, kalau soal matematika disediakan alat hitung, setelah diminta baru diberikan sama panitia," ucapnya, Minggu (7/1/2024).

Tak hanya itu, Laundry merasa hasil tes CAT dan nilai akhir yang dikeluarkan oleh panitia tidak masuk akal. Misalnya seperti nilai konversi dari 70 persen tes CAT dan 30 persen praktik komputer tidak sama dengan nilai awal.

Baca Juga:
Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

Dari nilai awal tes CAT 53, keluar menjadi 51,5. Padahal menurutnya nilai tes CAT bisa dilihat langsung setelah tes selesai dijawab dan di-submit

"Kalau hasilnya saya kecewa, karena nilai saya berkurang, Saya dapat rangking dua, dari empat peserta, rangking pertama itu total nilainya 53, padahal itu nilai CAT saja, belum ditambah sama praktik komputer," akunya. 

Alhasil, dengan nilai tes tersebut, Laundry menjadi peringkat kedua dan tidak lolos dalam formasi sekretaris desa di Desa Ngino Plemahan. 

"Ketika pengumuman akhir selisih 1,5, namun kami kekurangan bukti karena tidak bawa gadget atau alat perekam apapun, jadinya mulut by mulut," paparnya. 

Baca Juga:
Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

Atas hasil tersebut, ia mengaku menyesal dan ingin tes tersebut diulang serta diberikan transparansi nilai. Laundry juga mengaku mendapatkan informasi yang sama dari peserta tes bahwa ada indikasi kejanggalan saat CAT. 

"Kalau dari kami minta transparansi nilai dan tes ulang sesuai dengan peraturan bupati. Teman - teman saya juga ada yang protes, karena nilai CAT-nya berkurang," ungkapnya. 

Sebelumnya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana telah memberikan pernyataan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri apabila menemukan bentuk kecurangan dalam proses seleksi pengisian perangkat desa segera dilaporkan.

Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu siap mengantarkan langsung pelapor kepada aparat penegak hukum apabila memang mempunyai bukti dan merasa dicurangi. 

"Jika ditemukan adanya jual beli jabatan dalam pelaksanaan tes perangkat desa kali ini, bisa dibuktikan kata kuncinya, maka saya sendiri yang akan mengantarkan yang bersangkutan kepada aparat penegak hukum," tegas Mas Dhito sapaan akrab Bupati Kediri.(*)

Baca Sebelumnya

Pj Wali Kota Pagaralam Minta ASN Gunakan LPG Non Subsidi

Baca Selanjutnya

Hujan Deras, Truk Muat Kayu Terguling ke Jurang Sedalam 45 Meter di Pacitan

Tags:

Pengisian Perangkat Desa tes CAT Kabupaten Kediri jual beli jabatan Kediri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar