KETIK, MALANG – Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, meresmikan Graha Gus Dur dan Masjid Al Iskandariyah yang berlokasi di Kantor DPC PKB Kabupaten Malang pada Sabtu, 8 Agustus 2026. 

Peresmian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran partai dan masjid di tengah masyarakat. Prosesi peresmian ditandai secara simbolis dengan pengguntingan pita serta pemotongan tumpeng oleh Abdul Halim Iskandar. 

Acara yang diawali dengan pembacaan selayang pandang oleh Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Fatkhurrozi, ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Diantaranya Bupati Malang Sanusi, Anggota DPR RI Gus Ali, serta Ketua DPC PKB Kabupaten Malang Abdul Kholiq.

Dalam sambutannya, Abdul Halim Iskandar menegaskan bahwa keberadaan kantor DPC dan Graha Gus Dur tidak boleh sekadar menjadi simbol megah, melainkan harus dihidupkan dengan berbagai kegiatan yang memberi dampak nyata.

"Saya berharap ini bukan hanya simbol, tapi betul-betul bisa membawa kepada hal yang substantif. Kantor itu sibuk kalau tidak dimanfaatkan dengan baik. Kantor itu hanya perabot mati kalau tidak diisi dengan kegiatan-kegiatan," ujar sosok yang akrab disapa Gus Halim tersebut.

Baca Juga:
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNITRI Buat Video Profil, Perkuat Identitas Digital Kelurahan Pagentan

Selain menyoroti fungsi gedung pergerakan, Gus Halim secara khusus menggarisbawahi tata kelola Masjid Al Iskandariyah. Ia mendorong agar masjid ini mampu mengintegrasikan pelayanan spiritual sekaligus sosial spiritual bagi warga sekitar.

"Masjid kita banyak, masjid Jawa Timur banyak. Tapi kita jujur sampai hari ini, masjidnya NU, orang-orang NU, masih relatif banyak digunakan untuk urusan-urusan hablum minallah. Padahal masjid itu adalah urusan yang seimbang, tetap sangat erat dengan urusan hablum minallah maupun hablum minannas," jelasnya.

Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar agar Masjid Al Iskandariyah dapat menjadi percontohan (pilot project) pengelolaan tempat ibadah yang responsif terhadap kebutuhan sosial masyarakat, terlebih lokasinya yang strategis di pinggir jalan raya utama.

"Saya berharap Masjid Kantor DPC Kabupaten Malang ini menjadi pilot project untuk pengelolaan masjid yang betul-betul memberikan contoh kehadiran kita di masyarakat. Banyak fungsi masjid yang tidak hanya untuk sholat, tapi memberikan kegiatan-kegiatan sosial dan seterusnya hadir, bahkan memberikan rasa aman dan nilai kebangsaan bagi siapa saja yang membutuhkan," tuturnya. (*)

Baca Juga:
Karhutla Bromo Meluas Jadi 176 Hektare, Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan