Diduga Dipotong 15 Persen, Kalitas Proyek Drainase Rp300 Juta di Jombang Buruk

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

28 Mei 2025 11:36

Thumbnail Diduga Dipotong 15 Persen, Kalitas Proyek Drainase Rp300 Juta di Jombang Buruk
Pekerjaan proyek saluran drainase dari anggaran pokir DPRD Jombang di Dusun Ngaren, Desa Plosogenok, Kecamatan Perak, Jombang. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.co.id)

KETIK, JOMBANG – Proyek pembangunan saluran drainase di Dusun Ngaren, Desa Plosogenok, Kecamatan Perak, Jombang, senilai Rp300 juta diduga bermasalah. Selain kualitas bangunan yang buruk, proyek ini juga dikabarkan dipotong 15 persen sebelum dana dicairkan.

Pekerjaan tersebut menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2025 dari anggaran pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Jombang. Namun, warga setempat menyebut adanya praktik pemotongan dana oleh orang kepercayaan anggota dewan.

"Setahu saya, semua pokir dari anggota DPRD Partai Gerindra Dapil IV dikelola Pak Yit (Suyitno). Di desanya sendiri, dia yang langsung mengerjakan," ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, Rabu 28 Mei 2025.

Menurut warga, pemotongan dana dilakukan di awal, bahkan sebelum proposal pengajuan disetujui. "Kalau mau dapat pokir, ya harus bayar dulu 15 persen," katanya.

Baca Juga:
Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Ingatkan Kalaksa BPBD se-Jatim Siap Siaga

Foto Pekerjaan proyek saluran drainase dari anggaran pokir DPRD Jombang. (Foto: Syaiful Arif/ketik.co.id)Pekerjaan proyek saluran drainase dari anggaran pokir DPRD Jombang. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.co.id)

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Plosogenok, Perak, Jombang Suyitno membenarkan bahwa proyek drainase tersebut dikerjakan olehnya. Ia menggantikan ketua TPK sebelumnya, dan mengaku proyek dimulai sekitar sepekan sebelum Lebaran.

Namun, saat ditanya soal dugaan potongan 15 persen, Suyitno membantah. "Tidak ada potongan. Sistemnya kami kerja dulu, baru pencairan bertahap. Saya ini juga kader Gerindra dan aspirator partai," tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Plosogenok, Jombang Purnami. Ia mengatakan proyek dijalankan oleh TPK, dan anggaran sebesar Rp300 juta tidak dipotong. "Insyaallah anggaran turun utuh. Tidak ada fee," ucapnya.

Baca Juga:
Petani Harap Tenang! Potensi El Nino Diprediksi Tak Ganggu Lahan Pertanian di Kota Malang

Meski begitu, pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah kejanggalan. Bangunan drainase yang baru rampung sebulan terlihat sudah retak, patah, bahkan menempel pada pagar rumah warga. Proyek juga tidak mencantumkan tanggal pelaksanaan di papan informasi.

"Drainase ini penting untuk sawah kami. Tapi baru sebentar sudah rusak. Ini bikin kecewa," kata Mat, warga Dusun Ngaren.

Warga menduga mutu pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis dan menuntut pihak terkait bertanggung jawab atas kualitas bangunan yang dinilai tidak layak. (*)

Baca Sebelumnya

Unesa Raih Penghargaan Bergengsi PPG 2024, Bukti Komitmen Cetak Guru Profesional Masa Depan

Baca Selanjutnya

Aktivis Aceh Minta Presiden Prabowo Kembalikan Empat Pulau Milik Aceh Singkil

Tags:

Pokir DPRD Jombang drainase Pertanian fee pokir

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar