Diduga Copot Banner Kampanye, Ketua RW di Kota Kediri Dilaporkan ke Bawaslu

Jurnalis: Anis Firmansyah
Editor: Muhammad Faizin

16 Okt 2024 19:26

Thumbnail Diduga Copot Banner Kampanye, Ketua RW di Kota Kediri Dilaporkan ke Bawaslu
Tim Hukum Paslon Vinanda Prameswati - KH Qhowimmudin Toha, melaporkan seorang Ketua RW di Kota Kediri ke Bawaslu setempat pada Rabu (16/10/2024). (Foto : Anis/Ketik.co.id).

KETIK, KEDIRI – Tim Hukum pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati - KH Qhowimmudin Toha, melaporkan seorang Ketua RW di Kota Kediri ke Bawaslu setempat pada Rabu (16/10/2024). Ketua RW tersebut diduga mencopot banner kampanye milik pasangan calon nomor urut 1 tersebut.

Insiden pencopotan banner kampanye ini diduga terjadi pada 13 Oktober di Jalan Letjend Suprapto Gang 2, Kelurahan Burengan, Kota Kediri, dan dilakukan oleh oknum Ketua RW di wilayah tersebut.

Ketua Tim Hukum, Lugito, menyampaikan bahwa pihaknya telah membawa bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan tersebut. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju putih mendekati alat peraga kampanye (APK) dan mencopotnya.

"Berdasarkan rekaman CCTV, kami menduga pelakunya adalah Ketua RW 5 Burengan. Hari ini, kami melaporkannya secara resmi ke Bawaslu, dan laporan sudah diterima," ujar Lugito, Rabu, 16 Oktober 2024. 

Baca Juga:
Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

Sebelum memutuskan untuk melapor, tim hukum sempat mencoba mengklarifikasi langsung dengan mendatangi rumah terduga pelaku pada 15 Oktober. Namun, Ketua RW tersebut tidak merespons dan diduga sengaja menghindari konfrontasi.

"Kami sudah melakukan investigasi dan mendatangi rumahnya, mengetuk pintu pagar dengan keras, tapi tidak ada tanggapan. Padahal, informasi dari tetangga menyebutkan bahwa dia ada di rumah," jelas Lugito.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Kediri, Yudi Agung Nugraha, mengonfirmasi bahwa laporan telah diterima, termasuk rekaman CCTV dan bukti banner kampanye yang dicopot. Yudi menjelaskan bahwa Bawaslu akan melakukan pleno untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Semua laporan, termasuk bukti video dan banner, sudah kami terima. Selanjutnya, kami akan menggelar pleno untuk memastikan apakah laporan ini memenuhi syarat formil dan materil, agar bisa diregistrasi," terang Yudi.

Baca Juga:
Kota Kediri Perkuat Transformasi Digital Adminduk, Pastikan Layanan Inklusif Bagi Kelompok Rentan

Saat ditanya tentang kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus ini, Yudi tidak menutup kemungkinan, namun masih perlu melakukan kajian lebih lanjut. Jika ditemukan adanya unsur pidana, maka kasus ini akan diteruskan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

"Kemungkinan ada unsur pidana, tapi untuk saat ini masih dugaan. Setelah investigasi, jika benar ada unsur pidana, maka Sentra Gakkumdu yang akan menindaklanjutinya," tegasnya.

Hingga saat ini, Bawaslu Kediri telah menerima dua laporan. Selain laporan dari Tim Hukum Vinanda - Gus Qowim, sebelumnya Bawaslu juga menerima laporan terkait dugaan pelanggaran netralitas di wilayah Dandangan, di mana dalam sebuah acara pemerintahan terlihat bendera atau APK milik pasangan calon nomor urut 2, Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono. (*) 

Baca Sebelumnya

Hal Ini yang Membuat Paslon Eri-Armuji Dapat Menang Mudah Lawan Kotak Kosong

Baca Selanjutnya

Banjir di Aceh Singkil Sudah 5 Hari, Warga Keluhkan Tak Ada Satupun Bantuan Makanan dari Pemkab

Tags:

Vinanda Prameswati gus qowim Pilkada 2024 kediri Bawaslu

Berita lainnya oleh Anis Firmansyah

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

24 Februari 2026 12:49

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

24 Januari 2026 08:20

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

15 Januari 2026 17:15

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

5 Desember 2025 20:48

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

19 November 2025 20:53

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

15 April 2025 07:27

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H