Dialog Bareng Amartya Bhumi Kepanjian, Pemkab Malang Blak-blakan Nominal Efisiensi

Jurnalis: Gumilang
Editor: M. Rifat

28 Feb 2025 12:01

Thumbnail Dialog Bareng Amartya Bhumi Kepanjian, Pemkab Malang Blak-blakan Nominal Efisiensi
Suasana Dialog Pemkab Malang bersama Amartya Bhumi Kepanjian soal efisiensi anggaran. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemkab Malang bersama Paguyuban Budaya Amartya Bhumi Kepanjian menggelar dialog dan sarasehan di Pendapa Kabupaten Malang, Kepanjen, Kamis, 27 Februari 2025. Dialog ini membahas materi mengenai efisiensi anggaran.

Hal tersebut sesuai tema 'Membangun Indonesia dari Titik 50'. Dialog tersebut dibuka Plh Sekda Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah. Terdapat 3 pemateri pada kesempatan itu.

Yakni Kepala Bappeda Kabupaten Malang Tomie Herawanto, Anggota DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas dan Ketua DPC Asosiasi Advokat Indonesia Malang, Dwi Tito Indro Cahyono.

Ketua Panitia Khoirul Amin menyampaikan bahwasannya sarasehan dan dialog interaktif ini diharapkan menjadi forum yang mengedukasi dan bisa menjadi masukan kepada pemerintah.

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

"Kami sengaja mengambil tema Membangun Indonesia dari Titik 50 ini karena banyak  anggaran di masing- masing pos yang dikurangi sebanyak 50 persen," ujar Amin.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tomie Herawanto menjelaskan ikhwal efisiensi anggaran tersebut. Yakni bermula dari Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efesiensi Anggaran yang dikeluarkan Presiden Prabowo.

"Berhenti dulu pengadaan barang dan jasa. Kemudian ada Inpres Efisiensi, kemudian pola pencadangan. Turunlah Surat Keputusan Kementerian Keuangan terhadap dana transfer di Kabupaten Malang sebagai dana pencadangan. Saya tidak masuk ranah dana pencadangan untuk apa, Danantara atau lainnya," ujarnya.

Tapi yang jelas kata ia, Dana Transfer Pemkab Malang sudah dicadangkan Rp44 Miliar. Dana itu bersumber dari dana alokasi umum bersifat spesifik grand.

Baca Juga:
Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

"Dana Alokasi Umum spesifik grand untuk pembangunan infrastruktur jalan ditetapkan sebagai cadangan. Yang direncanakan Bina Marga tidak bisa dijalankan. Dana untuk irigasi juga sudah dicadangkan," ungkapnya.

Kemudian pihaknya melakukan efisiensi perjalanan dinas, belanja dinas dan sebagainya sebesar 50%. 

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI (Malang Raya) Puguh Wiji Pamungkas. Menyikapi adanya efesiensi anggaran yang tujuannya juga untuk program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) ini cukup baik. 

Pasalnya dengan diadakannya Program Makanan Bergizi Gratis ini diperlukan dapur umum di masing- masing desa. Hal ini akan membawa banyak manfaat.

"Mulai dari diperlukan banyak tenaga di dapur umum, dan setiap hari butuh pasokan bahan makanan yang melimpah, tentu memberikan banyak kontribusi bagi petani kita. Dengan demikian telah membangun perekonomian di desa. Hal ini tentu baik, karena membangun Indonesia itu dibangun dari desanya dulu," kata Puguh.  (*)

Baca Sebelumnya

Anggota DPRA Aceh Kunker ke Aceh Singkil, Serap Aspirasi dari BKPRMI

Baca Selanjutnya

Pemkot Surabaya Luncurkan SiJaka: Inovasi Digital Bikin Hemat Anggaran ATK sampai Rp7,2 M

Tags:

Amartya Bhumi Kepanjian Kepanjen Kabupaten Malang Pemkab Malang Efisiensi

Berita lainnya oleh Gumilang

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar