KETIK, SIDOARJO – Ratusan santri masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Kabupaten Sidoarjo. Hingga menjelang dini hari Rabu (2 September 2026), tercatat sekitar 400 santri Ponpes Mamba'ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, ditangani. RSUD R. Notopuro Sidoarjo merawat sekitar 200 santri. RSI Siti Hajar merawat 60-an anak. 

Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo dr H. Iqbal Faizin MKes menyampaikan hingga pukul 21.15, tercatat hampir 60 pasien telah masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSI Siti Hajar Sidoarjo. Ada tujuh santri yang memerlukan perawatan lebih lanjut. 

Dokter Iqbal memastikan seluruh pasien telah mendapatkan penanganan tim medis. Pasien yang kondisinya stabil menunggu proses observasi dan tindak lanjut sesuai kebutuhan medis. Rawat inap.

Menurut dia, pasien yang memerlukan rawat inap juga telah ditempatkan di kamar perawatan. Adapun pasien lain tetap mendapatkan pemantauan hingga kondisinya dinyatakan stabil.

Dokter Iqbal memastikan RSI Siti Hajar masih bisa menerima tambahan pasien. Saat ini, rumah sakit tersebut diperkirakan masih mampu menampung sekitar 50 pasien lagi.

Baca Juga:
Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, Begini Pernyataan Resmi Ponpes Mambaul Hikam

“Insya Allah semuanya terkondisikan dengan baik, keluarga maupun pasiennya. Yang keluarga di luar, yang pasien di dalam,” ungkapnya.

Suasana RSUD R. Notopuro Sidoarjo yang merawat ratusan santri karena keracunan. Orang tua berdatangan. (Foto: Istimewa)

Bupati Sidoarjo Subandi juga merespons cepat kejadian tersebut dengan mendatangi Ponpes Mambaul Hikam dan menjenguk para santri di RSUD R. Notopuro Sidoarjo pada Selasa malam (1 September 2026). Kepada wartawan, Bupati Subandi menegaskan tidak ada korban meninggal dalam peristwa dugaan keracunan menu MBG tersebut.

"Tidak ada yang meninggal, semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita santri ada yang meninggal, itu hoax," tegas Subandi.

Baca Juga:
Betonisasi Jalan di Sidoarjo Tetap Prioritas, Bupati Subandi: Pastikan Masyarakat Merasakan Hasilnya Maksimal

Hingga pukul 21.30 Selasa malam (1 September 2026), tercatat jumlah santri dan anak yang menjalani perawatan di rumah sakit sebagai berikut. 

1. RSUD R. Notopuro: 271 Korban

2. Delta Surya: 14 Korban

3. Siti Hajar: 57 Korban

4. RS Pusura: 13 Korban

5. RS Porong: 8 Korban

6. Rs Fatimah: 22 Korban 

7. Rs Klinik Azka: 8 korban

Total sementara: 393 korban. (*)